Tahniah Satu Abad NU, Muhammadiyah Siap Bergandengan Tangan Bangun Indonesia

Suara Muhammadiyah

31 January 2026

782
Kunjungan PBNU ke PP Muhammadiyah. FotoIstimewa

Kunjungan PBNU ke PP Muhammadiyah. FotoIstimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan ucapan selamat dan doa mendalam atas genapnya usia 100 tahun Nahdlatul Ulama (NU).

Haedar menegaskan pentingnya kolaborasi antara dua organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk kemajuan bangsa dan peradaban dunia.

Mengawali ucapannya dengan salam dan puji syukur, Haedar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas nama organisasi yang dipimpinnya.

"Atas nama keluarga besar Persyarikatan Muhammadiyah, saya menyampaikan tahniah. Selamat atas 100 tahun usia Nahdlatul Ulama," ujar Haedar Nashir pada Sabtu (31/1).

Haedar berharap agar di usia satu abad ini, NU terus konsisten dalam memperkuat persaudaraan sesama muslim serta memegang teguh prinsip moderasi dalam beragama.

"Semoga Nahdatul Ulama menjadi pergerakan Islam yang terus memupuk ukhuwah islamiah yang merekat persatuan dan kesatuan sesama kaum muslimin dengan lebih kokoh sekaligus berpondasikan nilai-nilai Islam yang wasatiah untuk kepentingan umat, bangsa dan kemanusiaan semesta," tuturnya.

Dengan mengusung tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia, Haedar menyatakan keyakinannya bahwa NU akan tetap menjadi pilar penting dalam mengawal perjalanan bangsa Indonesia menuju cita-cita kemerdekaan yang bermartabat, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

"Kami yakin Nahdlatul Ulama akan semakin bergerak maju untuk terus mengawal Indonesia dengan spirit kemerdekaan menuju pada cita-cita nasional, terwujudnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur sekaligus dalam konteks menuju peradaban mulia menjadi Indonesia yang bermartabat, baik dalam kehidupan nasional maupun di kancah global," ungkapnya.

Haedar juga menekankan bahwa langkah NU ke depan sejalan dengan misi menyebarkan kebaikan bagi seluruh alam. Hal ini, menurutnya, tertuang dalam spirit keislaman yang berbunyi wa mā arsalnāka illā raḥmatan lil-‘ālamīn, yang membawa nilai-nilai yang menebar rahmat bagi semesta alam.

Menutup pesannya, Haedar menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk terus berjalan beriringan dengan Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban yang mulia.

"Dan kami dengan semangat persaudaraan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama akan terus bergandengan tangan mewujudkan kehidupan keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan semesta yang menebar nilai-nilai keadaban utama dan mulia membawa kemajuan yang menebar berkah dan rahmat bagi semesta," pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muham....

Suara Muhammadiyah

9 September 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Program Studi Diploma Tiga Keperawatan Fakultas Kedokteran dan ....

Suara Muhammadiyah

6 July 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Alhamdulillāh, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali m....

Suara Muhammadiyah

29 October 2025

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut dan mengisi Bulan Ramadhan 1447 H, Dewan ....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - “Bagi para aktivis Muhammadiyah dan pecinta ilmu tentu sering men....

Suara Muhammadiyah

13 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah