Tambah Lima Prodi Baru, Unimus Toreh Prestasi Membanggakan Tingkat Nasional

Publish

14 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
153
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali mencatatkan capaian strategis dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Melalui konferensi pers yang digelar di Ruang Rektor, Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi didampingi Wakil Rektor I dan Wakil Rektor IV, menyampaikan sejumlah capaian penting, mulai dari pembukaan program studi baru hingga prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional.

Dalam keterangannya, Prof Masrukhi mengungkapkan bahwa Unimus telah berhasil membuka lima Program Studi (Prodi) baru dari total 11 Prodi baru yang direncanakan pada periode 2025–2026. Dengan dibukanya lima Prodi tersebut, jumlah program studi di Unimus meningkat dari sebelumnya 39 menjadi 44 Prodi.

Adapun lima Prodi baru yang telah resmi dibuka meliputi Program Studi Sarjana (S1) Desain Komunikasi Visual (DKV), S1 Artificial Intelligence (AI), S1 Hukum Bisnis, Program Studi Magister Informatika, serta Program Studi Profesi Gizi (Dietisien). Kelima Prodi tersebut dinilai memiliki prospek yang sangat baik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman.

“Pembukaan program studi baru ini bukan semata-mata menambah jumlah Prodi, tetapi merupakan bagian dari strategi Unimus dalam menjawab tantangan kebutuhan sumber daya manusia di masa depan,” ujar Rektor.

Selain lima Prodi yang telah dibuka, Unimus juga tengah mempersiapkan enam Prodi baru lainnya yang masih berada dalam tahap perancangan dan proses perizinan. Di antaranya adalah Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) yang telah menjalani visitasi pada Jumat, 8 Januari 2026, Program Studi S3 Ilmu Laboratorium Klinis, Program Studi Fisioterapi, Profesi Kesehatan Masyarakat, Magister Manajemen, serta Program Studi S1 Cyber Security.

Lebih lanjut, Prof Masrukhi menjelaskan bahwa setiap Prodi yang dibuka telah melalui kajian mendalam, baik dari sisi kebutuhan masyarakat, peluang kerja lulusan, maupun dampak jangka panjangnya. Program Studi S1 Hukum Bisnis, misalnya, hadir untuk mengkaji aspek hukum dalam dunia usaha yang semakin kompleks di era modern.

“Sementara itu, Program Studi DKV dinilai sangat relevan dengan perkembangan digitalisasi, seiring meningkatnya kebutuhan konten kreatif, desain media cetak, hingga industri kreator digital,” katanya.

Selain itu Prodi Profesi Gizi atau Dietisien juga menjadi kebutuhan penting, karena lulusan gizi saat ini ingin masuk keranah Tenaga Kesehatan, dan regulasi yang ada memerlukan jalur profesi untuk dapat masuk dalam dunia tenaga Kesehatan, maka Unimus menagkap peluang tersebut. Begitu pula Artificial Intelligence yang merupakan bidang ilmu baru dan sangat diminati generasi muda, karena dapat diterapkan lintas disiplin ilmu.

Adapun Program Studi Magister Informatika disebut memiliki peminat yang tinggi, khususnya dari para lulusan sarjana informatika yang ingin meningkatkan kompetensi dan daya saing di dunia kerja.

Pada tahun ajaran 2026, Unimus menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa baru sebesar 25 persen dibandingkan tahun 2025. Target tersebut dinilai realistis seiring dengan bertambahnya pilihan program studi dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Unimus.

Tak hanya dari sisi akademik, Unimus juga menorehkan prestasi membanggakan dalam pemeringkatan perguruan tinggi. Prof. Masrukhi menyampaikan bahwa Unimus untuk pertama kalinya masuk dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings dan langsung mencatat hasil yang signifikan.

Hasilnya, Unimus berhasil meraih peringkat 59 perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS) se-Indonesia, peringkat 2 perguruan tinggi swasta (PTS) se-Jawa Tengah, peringkat 1 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Jawa Tengah, serta peringkat 6 PTMA secara nasional.

Wakil Rektor I Unimus Prof. Dr. Budi Santosa, M.Si., M.Ed. menambahkan, Unimus saat ini juga tengah menargetkan masuk dalam pemeringkatan internasional bergengsi, seperti QS World University Rankings dan Times Higher Education (THE) Rankings.

“Unimus sudah eligible untuk masuk dalam pemeringkatan QS World University Rankings. Ini menjadi indikator penting dalam upaya kami menuju perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unimus Muhammad Yusuf, STP., M.Si., Ph.D. menyampaikan bahwa internasionalisasi kampus juga terus berkembang. Saat ini, Unimus telah menerima 10 calon mahasiswa baru Internasional, yakni dari Gambia Afrika, Sudan, Ghana, Pakistan, Kamboja, Arab dan Maroko.

Pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi unimus.ac.id atau pmb.unimus.ac.id. Selain jalur mandiri, Unimus juga berpartisipasi dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah (SPMBPTMu).


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Jejak hidup manusia di bumi itu sangat singkat. Pelan ta....

Suara Muhammadiyah

22 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta Melalui Majelis ....

Suara Muhammadiyah

26 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menjaga kesehatan para pimpinan Persyarikatan Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

9 October 2024

Berita

Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Bersama Suku Bajo WAKATOBI, Suara Muhammadiyah - Suku....

Suara Muhammadiyah

19 August 2024

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah – MA muhammadiyah Al-Muttaqiin Gedangsari Gunungkidul telah re....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023