JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jakarta Timur kembali melaksanakan kegiatan rutin "Hari BerMuhammadiyah" sebagai momentum silaturahmi sekaligus penguatan keilmuan warga persyarikatan dalam menyongsong bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 ini berpusat di Masjid Muhammadiyah As Sudairi, Jalan Persahabatan Raya, Rawamangun, dan berlangsung khidmat.
Mengusung tema utama "Puasa Berkualitas Berdasarkan Sunnah Rasulullah", acara ini menghadirkan Ketua Korp Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PWM DKI Jakarta, Ustadz H. Moh Shodiq, S.Ag., M.Pd.I sebagai narasumber utama. Dalam kajian tersebut, fokus pembahasan ditekankan pada pentingnya pemahaman fiqih puasa yang benar sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Hal ini dianggap krusial agar ibadah puasa yang dijalankan umat Islam tidak sekadar menjadi rutinitas menahan lapar dan dahaga, melainkan mampu mencapai derajat takwa melalui kualitas ibadah yang terjaga kemurniannya.
Agenda strategis ini dihadiri dan dibersamai langsung oleh jajaran pimpinan persyarikatan dari berbagai tingkatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, Dr. Ahmad Abu Bakar, M.M., bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur, Latif Utomo, S.Pd. Dukungan terhadap kegiatan tabligh ini juga ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Majelis Tabligh PDM Jakarta Timur, Drs. Muhammad Nashihudin, M.Si, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah Rawamangun, Drs. H. Amrullah M. Asil yang bertindak selaku tuan rumah Hari Bermuhammadiyah.
Semangat kebersamaan semakin terasa dengan memadatnya lokasi acara oleh perwakilan Majelis Lembaga, Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah dan 'Aisyiyah se-Jakarta Timur. Antusiasme yang tinggi dari seluruh elemen persyarikatan ini mencerminkan kesiapan dan soliditas warga Muhammadiyah Jakarta Timur dalam ber-fastabiqul khairat serta menyambut hadirnya bulan Ramadan dengan bekal ilmu yang mumpuni.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Timur, Prof. Dr. M. Nur Rianto Al Arif, M.Si, turut memberikan harapan pada urgensi penguasaan ilmu agama sebelum memasuki bulan suci. Beliau menggarisbawahi bahwa kegiatan "Hari BerMuhammadiyah" jelang Ramadan 1447 H ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan upaya kolektif untuk memastikan setiap warga persyarikatan memiliki bekal pemahaman yang lurus sesuai Sunnah. Harapannya, dengan landasan ilmu yang kuat, ibadah puasa yang dijalankan tidak hanya menjadi aktivitas menahan lapar, tetapi benar-benar bertransformasi menjadi sarana peningkatan kualitas takwa dan kesalehan sosial bagi seluruh warga Muhammadiyah di Jakarta Timur.

