Teguhkan Spirit Gerakan, PRA Karangbener dalami Sejarah Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

676
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Kunjungan Edukatif ke Situs Muhammadiyah–‘Aisyiyah di Yogyakarta

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperkuat pemahaman kader terhadap sejarah lahirnya gerakan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Pengajian Safari PRA Karangbener Kudus mengadakan kunjungan edukatif ke sejumlah situs bersejarah di kawasan Kauman, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program kerja organisasi dalam bidang pembinaan dan penguatan ideologi.

Rombongan memulai penelusuran sejarah di Langgar Kidul, yang berlokasi di Gang KH. Zamhari, Kelurahan Ngupasan, Gondomanan—sebuah area yang dikenal sebagai pusat tradisi dan perkembangan dakwah pembaruan Islam yang dirintis oleh KH. Ahmad Dahlan. Tempat bersejarah ini menjadi salah satu saksi kunci tumbuhnya gagasan-gagasan pembaruan yang kemudian melahirkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern.

Di Langgar Kidul, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari Mas Ahmad, pemandu sekaligus generasi keempat KH. Ahmad Dahlan. Ia memaparkan kisah bagaimana langgar tersebut menjadi pusat aktivitas pendidikan, diskusi keagamaan, serta tempat KH. Ahmad Dahlan memperjuangkan koreksi arah kiblat yang kemudian menjadi momentum penting dalam sejarah pembaruan Islam di Indonesia. Langgar ini, yang kini berstatus cagar budaya, tetap dijaga keasliannya oleh keluarga besar pendiri Muhammadiyah.

Selama kegiatan berlangsung, panitia memastikan seluruh rangkaian kunjungan tidak mengganggu jadwal ibadah jamaah setempat dengan mengatur waktu kunjungan di luar waktu salat dan aktivitas rutin warga.

Selain memperoleh wawasan sejarah, rombongan juga menikmati suasana kampung Kauman yang sarat nilai historis, mulai dari arsitektur klasik hingga atmosfer religius yang masih terpelihara dengan baik. Peserta diajak memahami bagaimana lingkungan tersebut pernah menjadi pusat gerak intelektual dan sosial Muhammadiyah–‘Aisyiyah pada masa awal pertumbuhannya.

Ketua PRA Karangbener Kudus, Kristiana, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta para kader terhadap sejarah organisasi. “Melalui kunjungan ini, kami berharap anggota dapat memahami lebih dalam perjuangan KH. Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah, serta menumbuhkan semangat untuk meneruskan dakwah yang moderat, berkemajuan, dan mencerahkan,” tuturnya.

Kunjungan edukatif ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keteladanan pendiri Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tetap relevan untuk dijadikan pijakan dalam mengembangkan gerakan sosial dan keagamaan di masa kini. (Panca Santi HS)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Kajen - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Laz....

Suara Muhammadiyah

15 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lebih dari 300 siswa akhir Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yo....

Suara Muhammadiyah

24 May 2025

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universit....

Suara Muhammadiyah

8 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

19 October 2024

Berita

KENDARI, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari terus memperkuat perannya ....

Suara Muhammadiyah

28 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah