Tim EMT Unismuh Batch 2 Tiba di Aceh Tengah, Bersiap Layani Desa Terisolasi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
395
Istimewa

Istimewa

TAKENGON, Suara Muhammadiyah — Emergency Medical Team (EMT)–MDMC Universitas Muhammadiyah Makassar Batch 2 tiba di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Senin, 29 Desember 2025, untuk melanjutkan misi kemanusiaan pascabanjir dan longsor di wilayah pedalaman Aceh. Tim dijadwalkan bertugas selama 10 hari, mulai 30 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.

Ketua Tim Kesehatan (Timkes) MDMC Unismuh Makassar Batch 2, dr. Fahmi, mengatakan tim yang beranggotakan 10 orang—terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga logistik, dan mahasiswa—langsung melakukan koordinasi lintas lembaga setibanya di Aceh Tengah.

“Setibanya di Takengon, tim langsung berkoordinasi dengan MDMC Takengon, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Tengah, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Daerah Aceh Tengah untuk menyusun rencana pendirian posko kesehatan atau Mini Puskesmas (Mini PKM),” ujar dr. Fahmi dalam laporan tertulisnya.

Tim EMT–MDMC Unismuh Makassar Batch 2 akan ditempatkan di Desa Serule, salah satu wilayah yang hingga kini masih tergolong terisolasi akibat kerusakan akses pascabanjir. Untuk menjangkau wilayah sekitar, tim dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim Mini PKM di Desa Serule dan tim pelayanan kesehatan mobile yang akan menjangkau Desa Jamur Konyel dan Desa Atu Payung.

Pada hari pertama, tim difokuskan pada pemenuhan logistik untuk kebutuhan layanan selama lima hingga tujuh hari di Desa Serule. Rencana keberangkatan ke lokasi dijadwalkan Selasa, 30 Desember 2035, dengan jalur darat dan danau.

“Perjalanan menuju Desa Serule akan ditempuh menggunakan kendaraan darat, dilanjutkan kapal atau getek, serta berjalan kaki, dengan estimasi waktu tempuh antara 9 hingga 15 jam, tergantung kondisi cuaca dan medan,” kata dr. Fahmi.

Sebagai alternatif, tim juga menyiapkan opsi mobilisasi udara. Pada Senin malam, tim dijadwalkan bertemu Bupati Aceh Tengah untuk mendiskusikan kemungkinan penggunaan helikopter guna mempercepat akses tenaga kesehatan ke Desa Serule.

Sementara itu, Tim EMT–MDMC Unismuh Makassar Batch 1 yang dipimpin dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, dijadwalkan kembali ke Makassar pada Selasa (30/12/2025) setelah menyelesaikan tugas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pergantian tim ini menjadi bagian dari strategi layanan berkelanjutan MDMC dan Unismuh Makassar dalam memastikan kebutuhan kesehatan warga terdampak bencana tetap terlayani, terutama di wilayah-wilayah yang aksesnya masih terbatas.

“Mohon doa agar seluruh rangkaian tugas ini diberikan kelancaran dan keselamatan,” tutup dr. Fahmi.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Peringati Hari Pendidikan Nasional, SD Muhammadiyah 1 Bancar menggelar a....

Suara Muhammadiyah

8 May 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 H yang akan jatuh pada R....

Suara Muhammadiyah

8 April 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto, m....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi tuan rumah a....

Suara Muhammadiyah

26 March 2024

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Drum Band Kama Aditya SD Muhammadiyah Gunungpring (MuGu) tampil memuk....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah