Tim EMT Unismuh Batch 2 Tiba di Aceh Tengah, Bersiap Layani Desa Terisolasi

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
197
Istimewa

Istimewa

TAKENGON, Suara Muhammadiyah — Emergency Medical Team (EMT)–MDMC Universitas Muhammadiyah Makassar Batch 2 tiba di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Senin, 29 Desember 2025, untuk melanjutkan misi kemanusiaan pascabanjir dan longsor di wilayah pedalaman Aceh. Tim dijadwalkan bertugas selama 10 hari, mulai 30 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026.

Ketua Tim Kesehatan (Timkes) MDMC Unismuh Makassar Batch 2, dr. Fahmi, mengatakan tim yang beranggotakan 10 orang—terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga logistik, dan mahasiswa—langsung melakukan koordinasi lintas lembaga setibanya di Aceh Tengah.

“Setibanya di Takengon, tim langsung berkoordinasi dengan MDMC Takengon, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Tengah, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Daerah Aceh Tengah untuk menyusun rencana pendirian posko kesehatan atau Mini Puskesmas (Mini PKM),” ujar dr. Fahmi dalam laporan tertulisnya.

Tim EMT–MDMC Unismuh Makassar Batch 2 akan ditempatkan di Desa Serule, salah satu wilayah yang hingga kini masih tergolong terisolasi akibat kerusakan akses pascabanjir. Untuk menjangkau wilayah sekitar, tim dibagi menjadi dua kelompok, yakni tim Mini PKM di Desa Serule dan tim pelayanan kesehatan mobile yang akan menjangkau Desa Jamur Konyel dan Desa Atu Payung.

Pada hari pertama, tim difokuskan pada pemenuhan logistik untuk kebutuhan layanan selama lima hingga tujuh hari di Desa Serule. Rencana keberangkatan ke lokasi dijadwalkan Selasa, 30 Desember 2035, dengan jalur darat dan danau.

“Perjalanan menuju Desa Serule akan ditempuh menggunakan kendaraan darat, dilanjutkan kapal atau getek, serta berjalan kaki, dengan estimasi waktu tempuh antara 9 hingga 15 jam, tergantung kondisi cuaca dan medan,” kata dr. Fahmi.

Sebagai alternatif, tim juga menyiapkan opsi mobilisasi udara. Pada Senin malam, tim dijadwalkan bertemu Bupati Aceh Tengah untuk mendiskusikan kemungkinan penggunaan helikopter guna mempercepat akses tenaga kesehatan ke Desa Serule.

Sementara itu, Tim EMT–MDMC Unismuh Makassar Batch 1 yang dipimpin dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, dijadwalkan kembali ke Makassar pada Selasa (30/12/2025) setelah menyelesaikan tugas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pergantian tim ini menjadi bagian dari strategi layanan berkelanjutan MDMC dan Unismuh Makassar dalam memastikan kebutuhan kesehatan warga terdampak bencana tetap terlayani, terutama di wilayah-wilayah yang aksesnya masih terbatas.

“Mohon doa agar seluruh rangkaian tugas ini diberikan kelancaran dan keselamatan,” tutup dr. Fahmi.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Siwalan mengada....

Suara Muhammadiyah

6 October 2023

Berita

Rumuskan Lima Langkah Strategis Majukan Kampus SINJAI, Suara Muhammadiyah - Dr. Suriati, M.Sos.I me....

Suara Muhammadiyah

3 January 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Bertepatan dengan Milad Muhammadiyah ke-111 tanggal 4 Jumadil Awwal 144....

Suara Muhammadiyah

19 November 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa penerima bea siswa Baznas Universitas Muhammadiyah Jakarta m....

Suara Muhammadiyah

5 April 2024

Berita

BULUKUMBA, Suara Muhammadiyah - Syayyidina Ali, S.Pd., M.Hum., dosen Pendidikan Bahasa Inggris ....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024