PALU, Suara Muhammadiyah — Tim Penjaminan Mutu Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah melaksanakan kegiatan pendampingan penjaminan mutu pendidikan bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya mutu sekolah sekaligus mendukung peningkatan kepercayaan masyarakat dan optimalisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Kegiatan pendampingan tersebut dihadiri oleh H. M. Amin Parakasi, M.H.I., Selamet Indradi, M.Pd., serta Dr. Mustamin. Hadir pula kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah, di antaranya Kepala SMK Muhammadiyah 1, Kepala MTs Muhammadiyah Al Haq, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palu, beserta guru dan karyawan dengan jumlah peserta mencapai 64 orang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber, yakni H. Astajab, S.Pd., M.M. dan H. Ir. Sudarusman.
Dalam pemaparannya, H. Astajab menyampaikan bahwa pendampingan difokuskan pada penguatan kepemimpinan kepala sekolah, peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru, penataan tata kelola sekolah, pengembangan program unggulan, serta penguatan mutu akademik dan nonakademik.
“Selain itu, sekolah juga didorong untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, disiplin, inovasi pembelajaran, serta publikasi dan branding sekolah Muhammadiyah agar semakin kompetitif dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Tim pendamping menegaskan bahwa sekolah/madrasah Muhammadiyah harus terus bergerak menuju sekolah unggul dan berkemajuan dengan mengedepankan budaya mutu, pelayanan prima, dan kepemimpinan transformasional Islami. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan, sedangkan guru dituntut terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah /madrasah Muhammadiyah di Kota Palu semakin kuat dalam tata kelola, meningkat mutu pendidikannya, bertambah jumlah peserta didik baru, serta mampu melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, karakter, dan nilai-nilai kemuhammadiyahab serta keislaman. (Tim MEDKOM Dikdasmen)

