Tim Risetmu Unismuh Dorong Kompetensi Guru PAUD Lewat Workshop di Jeneponto

Suara Muhammadiyah

17 April 2025

1082
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

JANEPONTO, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 29 Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan mengikuti workshop "Pendampingan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD: Pembentukan dan Peningkatan Komunitas Belajar". Acara berlangsung di RA Dharma Wanita Kemenag Jeneponto, pada Kamis, 17 April 2025.

Para peserta berasal dari TK Aisyiyah serta RA dan Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto. 

Kegiatan ini digelar oleh Tim Dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar penerima hibah Program Riset Muhammadiyah (RisetMu) Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menciptakan komunitas belajar yang kolaboratif dan berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD.

Tim Risetmu Unismuh terdiri dari Dr Mukhlis, SPd., MPd., Sri Sufliati Romba, SPd., MPd., dan Sabriani. 

Sri Sufliati dalam pemaparannya menegaskan, komunitas belajar merupakan kunci utama meningkatkan kualitas pendidikan karena para guru dapat belajar bersama, saling berbagi ide, dan menyelesaikan tantangan pembelajaran secara kolektif.

"Pembentukan komunitas belajar akan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik, karena guru tak lagi bekerja sendiri-sendiri. Mereka bisa saling memberi masukan, berdiskusi, dan menciptakan inovasi dalam metode pengajaran," ungkap Sri Sufliati yang juga fasilitator Sekolah Penggerak dan asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN).

Dalam workshop ini, para peserta juga diperkenalkan empat pilar utama komunitas belajar profesional (Professional Learning Community/PLC) yang meliputi visi bersama, misi bersama, nilai bersama, dan tujuan bersama. "Empat pilar ini akan menjadi landasan kuat agar komunitas belajar bisa terus berjalan secara konsisten dan efektif," jelas Sri.

Dr. Mukhlis selaku ketua tim pengusul menambahkan, kegiatan ini merupakan awal untuk menciptakan perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Jeneponto. Ia berharap komunitas belajar ini terus dikembangkan agar guru dapat mengimplementasikan hasil belajar secara nyata di sekolah masing-masing.

Para peserta merespons positif dan berharap program pendampingan ini terus berlanjut agar dapat membantu mereka menghadapi berbagai tantangan pembelajaran di era digital. Dengan kolaborasi antar guru, diharapkan kualitas pendidikan PAUD di Jeneponto dapat terus meningkat. (Hadi/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Pembacaan Surat Keputusan (SK) Mudir oleh ketua Lembaga Pengembanga....

Suara Muhammadiyah

11 December 2024

Berita

KENDAL, Suara Muhammadiyah - PDM Kendal mengharapkan eksistensi Pimda Tapak Suci Kendal semakin....

Suara Muhammadiyah

28 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berita duka tengah menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah. A....

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar siap meluncurkan Penerima....

Suara Muhammadiyah

24 November 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo borong 10 piala dala....

Suara Muhammadiyah

9 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah