Tingkatkan Jaringan Pemasaran, Prodi FEB UAD Berikan Pelatihan Bagi Pelaku UMKM

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
916
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai upaya mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim dosen dari Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menggelar pelatihan bersama mitra UMKM Bakpia Eni 523 di Sanggrahan Pathuk, Yogyakarta, Jum’at (2/5). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan jaringan pemasaran serta digitalisasi keuangan yang diharapkan mampu menunjang pertumbuhan usaha dan peningkatan pendapatan pelaku UMKM.

Dalam sesi pelatihan, Dr Suripto, MSi menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran yang efektif. Ia menekankan bahwa pemasaran merupakan proses menyeluruh dalam mengenalkan produk atau jasa kepada calon konsumen, dimulai dari pemahaman kebutuhan pelanggan, penentuan harga, promosi hingga distribusi.

“Produk yang bagus saja tidak cukup, tanpa promosi yang tepat produk tidak akan dikenal luas. Pemasaran membantu menjangkau lebih banyak orang, menumbuhkan loyalitas pelanggan, dan memperluas jaringan bisnis,” ujar Dr. Suripto.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya digital marketing dalam dunia usaha saat ini. Beberapa langkah praktis yang disarankan untuk pelaku UMKM antara lain membuat akun media sosial khusus usaha, mengunggah foto produk dan deskripsi menarik.

Selain itu, merespons calon pembeli dengan cepat, serta menjaga konsistensi dalam posting dan penggunaan hashtag. Ia juga mendorong pelaku usaha untuk meminta testimoni dari pelanggan sebagai bentuk promosi yang efektif.

Sementara itu, Rifki Khoirudin, SE., MEcDev menyampaikan materi digitalisasi keuangan bagi UMKM. Menurutnya, adopsi teknologi digital dalam pengelolaan keuangan usaha dapat meningkatkan efisiensi, meminimalisir kesalahan, serta mempercepat proses administrasi. Ia mencontohkan penggunaan perangkat lunak akuntansi dan aplikasi pembayaran digital sebagai solusi praktis yang mudah dan murah.

“Dengan laporan keuangan yang tertata rapi, UMKM akan lebih mudah mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan. Selain itu, platform digital juga mengurangi risiko kehilangan data serta meningkatkan keamanan transaksi,” jelas Rifki.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa digitalisasi menghadapi sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi digital di kalangan pelaku UMKM, keterbatasan akses internet di beberapa wilayah, serta biaya berlangganan aplikasi yang mungkin memberatkan. Meski demikian, Rifki menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci keberlanjutan dan daya saing UMKM di era modern.

Sebagai mitra kegiatan, Bakpia Eni 523 menyambut baik pelatihan ini dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi ilmu dan pendampingan dari tim dosen UAD. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan usaha mereka di masa mendatang. (B/DF/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Tujuan utama dari perguruan pencak silat Tapak Suci Putra Muhamma....

Suara Muhammadiyah

20 October 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah –  Kantin sehat di SD Muhammadiyah 1 Solo mendapatkan berbagai p....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegask....

Suara Muhammadiyah

11 May 2026

Berita

JAKARTA,Suara Muhammadiyah- Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mendampingi pelaku Usaha Mi....

Suara Muhammadiyah

7 September 2024

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menjadi tuan rumah pel....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah