SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) menggelar Seleksi dan Bimbingan Teknis Calon Reviewer Penelitian Batch 1 Tahun 2026 bidang Sosial Humaniora dan Pendidikan. Kegiatan digelar di Universitas Surabaya (Ubaya) mulai 15–18 September 2026.
Direktur DPPM Kemendiktisaintek, Prof. Apt. I Ketut Adnyana mengatakan reviewer memiliki peran strategis menjaga kualitas penelitian yang didanai pemerintah. Untuk meningkatkan kualitas penelitian nasional, kementerian mempersiapkan sumber daya manusia yaitu para reviewer dalam proses review penelitian yang didanai pemerintah tersebut.
Ketiga dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Endang Rudiatin, M.Si., Dr. Khaerul Umam, M.Si. dan Dr. Nani Mukhsin, M.Ilkom yang terpilih dalam seleksi dan bimtek ini merupakan peneliti yang kerap melakukan penelitian tingkat nasional. Bahkan dua diantaranya merupakan peneliti dari Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir (PSPP) --Endang dan Umam--, memiliki berbagai penelitian sebagai kerjasama dengan pemerintah yaitu Bank Indonesia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir dan perbatasan.
Endang Rudiatin ketua PSPP berpendapat bimtek ini menjadi arena penyamaan persepsi tentang hilirisasi dan komersialisasi sebagai capaian penelitian. Perlu memahami multidisipliner, intra dan interdisipliner untuk menghasilkan penelitian berdampak sebagaimana dimaksud Kemendiktisaintek.
Dalam Hilirisasi teknologi, disiplin ilmu teknik perlu dukungan ilmu sosial humaniora, sebaliknya para peneliti sosial humaniora juga dapat mencapai komersialisasi dan bahkan hilirisasi riset untuk berdampak dengan menggandeng peneliti keilmuan teknik. Di era sekarang menurut Endang semua disiplin ilmu perlu berkolaborasi untuk menghasilkan penelitian berdampak.
Dalam mereview proposal penelitian ke depan perlu rambu-rambu yang tidak hanya mengacu pada obyektifitas, integritas dan masukkan yang konstruktif, melainkan juga mendorong untuk sampai pada pengguna dan bermanfaat bagi masyarakat.
Bimtek Reviewer Penelitian Nasional ini mengembalikan peran reviewer sebagai ahli di bidangnya dan bisa memberikan penilaian proposal berdasarkan keahlian tersebut.

