ToT AM3, LPCRPM Targetkan Setiap Wilayah Miliki Masjid Percontohan Sebelum Muktamar Muhammadiyah ke-49

Suara Muhammadiyah

26 June 2026

218
Training of Trainer Akademik Marbot Masjid Muhammadiyah Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Foto: Cris

Training of Trainer Akademik Marbot Masjid Muhammadiyah Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Foto: Cris

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Training of Trainer (ToT) Akademik Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) inisiasi Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi ruang untuk mendorong peran marbot masjid agar terwujud masjid Muhammadiyah makmur-memakmurkan.

Demikian Muhammad Dai mengemukakan, Jumat (26/6) saat membuka acara di Pesantren Mahasiswa Pesantren Mahasiswa Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta.

"Periode Muktamar 48 ini kami melihat masjid Muhammadiyah didorong untuk menjadi masjid unggul, masjid percontohan, masjid yang makmur memakmurkan," terang Wakil Rektor UMS yang juga Wakil Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah.

Mengetengahkan hal tersebut, Da'i menyambut baik implementasi program ToT AM3 ini. "Nanti akan bisa melahirkan marbot-marbot yang berkemajuan," ucapnya.

Di sambung Muhammad Jamaludin Ahmad, ToT AMMM ini sebagai langkah untuk melakukan akselerasi AM3. Ia menyebut, sudah melangsungkan acara serupa sebanyak 4 kali di berbagai daerah. 

"Yang terpusat di kompleks Masjid Al-Falah, Sragen, Jawa Tengah," ucap Jamal, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah. Menyebut daerah lain, AM3 berlangsung di Masjid Al-Fatah Tulungagung. 

"Dan baru saja selesai pekan yang lalu di Masjid As-Syifa, Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan," lanjut Jamal.

Jamal menilai ToT AM3 ini sangat penting dan fundamental. Dari ToT ini, diproyeksikan para peserta memiliki dasar kuat menjadi seorang marbot masjid yang tangguh dan berkemajuan.

"Kita harapkan para peserta inilah nantinya ketika pulang, membentuk tim. Kemudian menyelenggarakan AM3 ini," ujarnya.

Jauh daripada itu, Jamal juga berharap sebelum Muktamar ke-49 Muhammadiyah nanti, seluruh PWM sudah ada masjid percontohan.

"Dan muncul masjid-masjid unggulan," katanya, penuh harap.

Di saat yang sama, Jamal melaporkan, acara ini diikuti dari 18 wilayah dan 24 masjid seluruh Indonesia. Dan berlangsung sampai Ahad (28/6) mendatang. "Alhamdulillah peserta total ada 70 orang," sambungnya. 

Di lain sisi, Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Rais mengapresiasi acara ini. "Saya kira sangat bagus," katanya.

Sebab apa? Disebut Dahlan, dapat menjadi ruang untuk meningkatkan peran masjid.

"Jadi peran dan fungsi masjid sebagian besar baru terbatas untuk ibadah salat dan sedikit pengajian," singkap Dahlan.

Fakta tersebut disebutnya sangat mubazir bilamana tidak menempatkan fungsi masjid dengan sebaik-baiknya.

"Termasuk yang saya kira perlu diperkuat yaitu pembinaan akhlak," bebernya.

Terutama melongok pada keadaan di era seperti sekarang ini. "Luar biasa sekarang ini," ungkapnya, menyebut menyeruaknya demoralisasi akhlak.

"Jadi bagaimana memperkokoh akhlak itu menjadi sangat penting," tekannya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr Abd Rakhim Nan....

Suara Muhammadiyah

23 August 2024

Berita

PALEMBANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) terus memperluas....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unismuh Makassar bekerj....

Suara Muhammadiyah

5 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Penentuan arah tujuan dalam pendidikan merupakan suatu hal sangat perl....

Suara Muhammadiyah

2 January 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Wujud pendidikan karakter tidak hanya dipahami peserta didik di ....

Suara Muhammadiyah

28 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah