UM Bandung Dampingi Pesantren Gelar Pelatihan Laporan Keuangan

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

1236
Istimewa

Istimewa

PURWAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi para pengurus Pondok Pesantren KH Eep Saepuloh di Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu (21/10/2024).

Pelatihan ini dirancang untuk membantu pengurus pesantren menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK ETAP) dan ISAK 335, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai oleh Kemendikbudristek.

Ketua Pelaksana Yuniati mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi upaya nyata UM Bandung dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan di lembaga pesantren. ”Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi upaya dalam memudahkan akses pengurus pesantren terhadap bantuan dana dari berbagai lembaga,” ucapnya.

Selain itu, menurut Yuniati, program ini dapat meningkatkan pemahaman teknologi dan pengelolaan keuangan pada pesantren agar lebih efektif dan efisien. ”Kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita semua dalam pemerataan pemahaman penggunaan teknologi di kalangan pesantren yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Dirinya menginginkan agar pelatihan yang diberikan oleh UM Bandung dapat mendukung keberlanjutan program pendidikan dan sosial di lingkungan pesantren. ”Kami berharap program ini tentunya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren khususnya dalam menjalankan pendidikan,” katanya.

Literasi keuangan

Pelatihan ini juga menurut Yuniati memberikan seputar literasi keuangan bagi para santri. ”Tentunya kami berharap dengan pelatihan ini juga para santri dapat mengetahui seputar pengelolaan keuangan dasar dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain itu, para peserta juga diberikan materi mengenai penggunaan aplikasi pencatatan sederhana dalam pengelolaan keuangan. ”Ini bisa membantu para santri untuk mengurangi kesalahan manual dalam pengelolaan keuangan,” terangnya.

Sebagai langkah lanjutan, UM Bandung nantinya akan melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala terhadap pesantren agar dapat melanjutkan pengelolaan keuangan secara mandiri. ”Semoga kegiatan ini dapat membangun wawasan santri dalam mengelola keuangan dengan baik di masa depan,” tegasnya.

Lebih jauh Yuniati berharap agar kegiatan ini pula dapat menjadi percontohan bagi para pesantren lainnya yang ada di Jawa Barat. ”Kami berharap agar program ini bisa menjadi model bagi pesantren lain dalam menerapkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini, Tim PKM Pemula UM Bandung mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan pendanaan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.***(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Lazismu Pul....

Suara Muhammadiyah

21 February 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sumatera Utara menggelar kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

25 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Keberpihakan kepada kelompok paling rentan bukan sekadar sasaran prog....

Suara Muhammadiyah

13 July 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Peristiwa konflik dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Pales....

Suara Muhammadiyah

14 November 2023

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Meski belajar di bidang pendidikan, mahasiswa pendidikan guru sekolah d....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah