UM Bandung Dampingi Pesantren Gelar Pelatihan Laporan Keuangan

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

1174
Istimewa

Istimewa

PURWAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah pelatihan penyusunan laporan keuangan bagi para pengurus Pondok Pesantren KH Eep Saepuloh di Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu (21/10/2024).

Pelatihan ini dirancang untuk membantu pengurus pesantren menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK ETAP) dan ISAK 335, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai oleh Kemendikbudristek.

Ketua Pelaksana Yuniati mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi upaya nyata UM Bandung dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan di lembaga pesantren. ”Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi upaya dalam memudahkan akses pengurus pesantren terhadap bantuan dana dari berbagai lembaga,” ucapnya.

Selain itu, menurut Yuniati, program ini dapat meningkatkan pemahaman teknologi dan pengelolaan keuangan pada pesantren agar lebih efektif dan efisien. ”Kegiatan ini menjadi tanggung jawab kita semua dalam pemerataan pemahaman penggunaan teknologi di kalangan pesantren yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Dirinya menginginkan agar pelatihan yang diberikan oleh UM Bandung dapat mendukung keberlanjutan program pendidikan dan sosial di lingkungan pesantren. ”Kami berharap program ini tentunya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren khususnya dalam menjalankan pendidikan,” katanya.

Literasi keuangan

Pelatihan ini juga menurut Yuniati memberikan seputar literasi keuangan bagi para santri. ”Tentunya kami berharap dengan pelatihan ini juga para santri dapat mengetahui seputar pengelolaan keuangan dasar dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain itu, para peserta juga diberikan materi mengenai penggunaan aplikasi pencatatan sederhana dalam pengelolaan keuangan. ”Ini bisa membantu para santri untuk mengurangi kesalahan manual dalam pengelolaan keuangan,” terangnya.

Sebagai langkah lanjutan, UM Bandung nantinya akan melakukan pendampingan dan evaluasi secara berkala terhadap pesantren agar dapat melanjutkan pengelolaan keuangan secara mandiri. ”Semoga kegiatan ini dapat membangun wawasan santri dalam mengelola keuangan dengan baik di masa depan,” tegasnya.

Lebih jauh Yuniati berharap agar kegiatan ini pula dapat menjadi percontohan bagi para pesantren lainnya yang ada di Jawa Barat. ”Kami berharap agar program ini bisa menjadi model bagi pesantren lain dalam menerapkan tata kelola keuangan yang akuntabel dan transparan,” tandasnya.

Pada kesempatan ini, Tim PKM Pemula UM Bandung mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberikan pendanaan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian ini.***(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

‘Aisyiyah DIY Hadir Warnai Candi Borobudur SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Matahari sudah c....

Suara Muhammadiyah

25 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Rabu malam, 15 Januari 2025, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pi....

Suara Muhammadiyah

18 January 2025

Berita

SELANGOR, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen melaksanakan program rutinitas tahunan yan....

Suara Muhammadiyah

27 September 2023

Berita

AMSTERDAM, Suara Muhammadiyah - Kedutaan Belanda memberikan apresiasi kerja Muhammadiyah dalam upaya....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Berita

Geostrategi Dakwah Ijtihad Kontemporer Muhammadiyah SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah