BAUBAU, Suara Muhammadiyah – Ratusan masyarakat Kota Baubau bersama sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di pelataran Gedung Rektorat Kampus 1 UM Buton, Jumat (20/3). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, sekaligus menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah antara kampus dan masyarakat.
Sejak pagi hari, jamaah mulai berdatangan dan memenuhi area pelaksanaan shalat. Suasana kebersamaan tampak begitu terasa, mencerminkan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan, kepedulian, dan dakwah berkemajuan.
imam Shalat Idul Fitri dipimpin oleh M. Ferdiansah Rahmad, mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam UM Buton, yang memimpin jalannya ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Bertindak sebagai khatib, Dr. Safaruddin Yahya, M.Pd.I., dalam khutbahnya menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum transformasi diri. Ia mengajak seluruh jamaah untuk kembali kepada fitrah dengan meningkatkan ketakwaan, memperkuat solidaritas sosial, serta mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya dalam khutbah.
Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kampus memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan spiritual dan nilai-nilai keislaman.
“Alhamdulillah, UM Buton dapat kembali menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dalam merayakan Idul Fitri. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kampus sebagai pusat dakwah dan penguatan nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus berlanjut dan menjadi sarana memperkuat hubungan antara perguruan tinggi Muhammadiyah dengan masyarakat luas.
