UMB Rajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
56
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Gelar Silaturahim Idul Fitri 1447 H

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kegiatan Silaturahim Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan” yang diselenggarakan di Aula Hassan Din, Kampus IV UMB, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika UMB untuk kembali mempererat ukhuwah dan semangat kebersamaan setelah menjalani ibadah Ramadhan dan libur Hari Raya Idul Fitri.

Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahim ini menjadi awal dimulainya kembali berbagai aktivitas kampus pasca libur Ramadhan dan Idul Fitri. Ia mengajak seluruh keluarga besar UMB untuk menjaga nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan suci Ramadhan agar tetap hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Silaturahim ini menjadi awal aktivitas kembali pasca libur Ramadhan dan Idul Fitri. Kita harus menjaga agar spirit Ramadhan tetap terjaga dalam keseharian kita, serta terus memelihara dan menjalin silaturahim dengan semua pihak,” ujar Dr. Susiyanto.

Menurutnya, semangat Ramadhan seperti kedisiplinan, keikhlasan, kepedulian sosial, dan peningkatan ibadah hendaknya menjadi budaya yang terus hidup di lingkungan kampus, sehingga dapat memperkuat atmosfer akademik yang unggul dan harmonis.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, Dr. Fazrul Hamidi, M.M, dalam sambutannya menegaskan pentingnya silaturahim sebagai nilai yang harus terus digelorakan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan.

“Silaturahim harus terus kita gelorakan. Harapannya, silaturahim ini dapat memperkuat spirit amaliah pribadi dan sosial kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antar sesama tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun amal usaha Muhammadiyah yang semakin maju dan berkemajuan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Hery Nur Ali, M.A. menyampaikan tausiyah yang mengupas makna ucapan minal aidzin wal faidzin serta konsep agama yang lurus, yaitu Islam yang sesuai dengan fitrah manusia.

Dalam tausiyahnya, Prof. Hery menjelaskan bahwa makna minal aidzin wal faidzin tidak sekadar menjadi ucapan seremonial saat Idul Fitri, melainkan mengandung doa agar setiap muslim kembali kepada kesucian fitrah dan memperoleh kemenangan setelah menjalani proses spiritual selama Ramadan.

Ia juga menekankan bahwa memaknai silaturahim berarti menyambung kasih sayang, memperkuat persaudaraan, serta membangun hubungan yang dilandasi keikhlasan dan nilai-nilai Islam.

“Silaturahim berarti menyambung hubungan kasih sayang, mempererat persaudaraan, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bersama. Inilah bagian dari implementasi Islam sebagai agama yang lurus dan sesuai dengan fitrah manusia,” jelasnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) mengadakan kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

29 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Di Hall Baroroh Baried, Universitas `Aisyiyah (Unisa) Yogyaka....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Keberadaan oahraga perlu dikembangkan di berbagai sekolah Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

12 August 2024

Berita

Kolaborasi Mahasiswa KKN ITB Ahmad Dahlan dan Swara Peduli Indonesia   JAKARTA, Suara Muh....

Suara Muhammadiyah

28 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mayoritas undangan yang hadir berpeci hitam, mengenakan setelan bat....

Suara Muhammadiyah

2 May 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah