UMB Rajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
249
Dok Istimewa

Dok Istimewa

Gelar Silaturahim Idul Fitri 1447 H

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Keluarga besar Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menggelar kegiatan Silaturahim Idul Fitri 1447 Hijriah dengan tema “Merajut Kebersamaan dalam Harmoni Keunggulan” yang diselenggarakan di Aula Hassan Din, Kampus IV UMB, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika UMB untuk kembali mempererat ukhuwah dan semangat kebersamaan setelah menjalani ibadah Ramadhan dan libur Hari Raya Idul Fitri.

Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahim ini menjadi awal dimulainya kembali berbagai aktivitas kampus pasca libur Ramadhan dan Idul Fitri. Ia mengajak seluruh keluarga besar UMB untuk menjaga nilai-nilai spiritual yang telah dibangun selama bulan suci Ramadhan agar tetap hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Silaturahim ini menjadi awal aktivitas kembali pasca libur Ramadhan dan Idul Fitri. Kita harus menjaga agar spirit Ramadhan tetap terjaga dalam keseharian kita, serta terus memelihara dan menjalin silaturahim dengan semua pihak,” ujar Dr. Susiyanto.

Menurutnya, semangat Ramadhan seperti kedisiplinan, keikhlasan, kepedulian sosial, dan peningkatan ibadah hendaknya menjadi budaya yang terus hidup di lingkungan kampus, sehingga dapat memperkuat atmosfer akademik yang unggul dan harmonis.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bengkulu, Dr. Fazrul Hamidi, M.M, dalam sambutannya menegaskan pentingnya silaturahim sebagai nilai yang harus terus digelorakan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan pendidikan.

“Silaturahim harus terus kita gelorakan. Harapannya, silaturahim ini dapat memperkuat spirit amaliah pribadi dan sosial kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antar sesama tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun amal usaha Muhammadiyah yang semakin maju dan berkemajuan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Hery Nur Ali, M.A. menyampaikan tausiyah yang mengupas makna ucapan minal aidzin wal faidzin serta konsep agama yang lurus, yaitu Islam yang sesuai dengan fitrah manusia.

Dalam tausiyahnya, Prof. Hery menjelaskan bahwa makna minal aidzin wal faidzin tidak sekadar menjadi ucapan seremonial saat Idul Fitri, melainkan mengandung doa agar setiap muslim kembali kepada kesucian fitrah dan memperoleh kemenangan setelah menjalani proses spiritual selama Ramadan.

Ia juga menekankan bahwa memaknai silaturahim berarti menyambung kasih sayang, memperkuat persaudaraan, serta membangun hubungan yang dilandasi keikhlasan dan nilai-nilai Islam.

“Silaturahim berarti menyambung hubungan kasih sayang, mempererat persaudaraan, dan menjaga harmoni dalam kehidupan bersama. Inilah bagian dari implementasi Islam sebagai agama yang lurus dan sesuai dengan fitrah manusia,” jelasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Tim Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Publikasi (LPPMP) Universit....

Suara Muhammadiyah

16 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Untuk memajukan sepakbola, ada lima hal yang peru diperhatika....

Suara Muhammadiyah

28 October 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas mendorong pergurua....

Suara Muhammadiyah

4 April 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perbedaan antara fidyah dan qadha dalam puasa Ramadan masih ke....

Suara Muhammadiyah

10 March 2026

Berita

KAPUAS, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah Kabupaten Kapuas (LA....

Suara Muhammadiyah

25 February 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah