UMJT Harus Besar dalam Nama, Bukan Sekadar Ganti Nama

Suara Muhammadiyah

21 October 2026

79
Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP berdiskusi dengan jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT)

Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP berdiskusi dengan jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT)

MADIUN, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhamamdiyah Muhadjir Effendy berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), Mayjend Panjaitan, Taman, Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (20/10).

Kunjungan itu diterima Wakil Rektor I Fajar Junaedi, Plt Wakil Rektor II Suwardi Rosyid, dan Direktur AIK UMJT sekaligus Sekretaris PDM Kota Madiun, Suyono.

Muhadjir mengapresiasi UMJT yang akan melangsungkan Konferensi Internasional The 1st International Conference on SDGs, Innovation, Global, and Local Challenge (ICSIGC 2026). Tema yang diusung yaitu “Reimagining SDGs Through Social and Humanistic Perspectives” 2026.

“Kegiatan akademik seperti ini menunjukkan bahwa UMJT sudah mulai bergerak ke arah yang lebih luas. Ini penting untuk meningkatkan reputasi akademik,” ucapnya.

Selain itu, Muhadjir juga mendorong agar UMJT terus mengembangkan kualitas sumber daya manusia dan serta memperkuat kompetensi dan daya saing lulusan agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Jangan sampai kemajuan akademik terhambat hanya karena persoalan dana,” ujarnya, menggarisbawahi perlunya UMJT alternatif pendanaan yang kuat agar tidak hanya bergantung pada SPP mahasiswa.

“Kalau sudah mengetahui situasi dunia pendidikan tinggi di wilayah Madiun seperti itu, maka UMJT harus mampu mencari alternatif pendanaan untuk kampusnya,” tambahnya.

Pada saat yang sama, Muhadjir meminta agar transformasi UMJT dari UMMAD (Universitas Muhamamdiyah Madiun) tidak sekadar stagnan di pergantian nama saja. Tetapi, ia mendorong peru adanya perubahan nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

“Harus ada pembenahan manajemen yang serius, peningkatan kualitas akademik, serta perbaikan pelayanan kepada mahasiswa dan orang tua,” tekannya.

Menurut Muhadjir, transformasi itu perlu didudukan pada beberapa aspek. Pertama, pembenahan manajemen kelembagaan agar lebih profesional, transparan, dan efisien dalam pengelolaan sumber daya.

Kedua, peningkatan kualitas akademik melalui penguatan kurikulum berbasis kompetensi, peningkatan kualifikasi dosen, serta perluasan kerja sama riset dan pengabdian masyarakat. Ketiga, perbaikan pelayanan kepada mahasiswa dan orang tua, mulai dari administrasi akademik yang lebih cepat, fasilitas penunjang yang memadai, hingga program bimbingan yang lebih intensif.

“Saya yakin transformasi yang dilakukan saat ini sudah berjalan dengan baik. Yang paling penting adalah konsistensi. Manajemen yang rapi akan memudahkan peningkatan mutu akademik. Itu modal utama bagi UMJT untuk berkembang,” tegas Muhadjir.

Muhajir berharap UMJT ke depan mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul di Jawa Timur bagian barat. Karenanya, mbenahan yang sedang dilakukan sekarang ini harus terus dijaga konsistensinya.

“Jangan berhenti di tengah jalan. UMJT harus berani memposisikan diri sebagai kampus yang tidak hanya besar di nama, tetapi juga kuat di kualitas,” tandasnya. (PJ/Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Masjid Al Muttaqiin Grand Tanjung Elok Purwokerto pertama kalinya dal....

Suara Muhammadiyah

10 February 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Dunia saat ini tengah menghadapi perubahan realitas sosial yang ma....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan jamaah menghadiri pengajian rutin bulanan Muhammadiyah Ca....

Suara Muhammadiyah

23 July 2024

Berita

Kontingen Jawa Barat Menyabet Pengehargaan Peserta Terpuji di OlympicAD VIII MAKASSAR, Suara Muhamm....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Pendidikan B....

Suara Muhammadiyah

28 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah