UNIMMA Kembangkan Model Inklusif Numerasi untuk ABK

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

894
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanakan program inovatif berjudul “Optimalisasi Rumah Belajar Anak Hebat melalui Entrepreneurship Integrated Numeracy Learning bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)”. Kegiatan dilaksanakan sejak Juli hingga Oktober di Rumah Belajar Anak Hebat, Desa Donorojo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Program tersebut diketuai oleh Najla, dengan anggota Rizqiana Rahmasari, Enggar Adhi Permana, Uswatun Siti Afizah dan Dwi Royyand Firdaus dari program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Najla menjelaskan, program dirancang untuk meningkatkan kemampuan numerasi sekaligus keterampilan kewirausahaan ABK melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan inklusif. “Sebanyak 14 siswa ABK dari berbagai ragam kebutuhan, seperti down syndrome, ADHD, tuna rungu, dan tunadaksa berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Dan dengan program ini membuktikan bahwa ABK memiliki potensi kemandirian apabila diberikan kesempatan belajar yang relevan dengan kehidupan nyata,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, kolaborasi mahasiswa dan guru mitra diwujudkan dalam berbagai kegiatan seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan guru, asesmen diagnostik, pendampingan numerasi, serta praktik kewirausahaan melalui budidaya jamur tiram dan pembuatan telur asin. “Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar berhitung dan mengenal angka, tetapi juga memahami proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran sederhana,” tuturnya.

Adapun orang tua dan masyarakat juga terlibat dalam program tersebut, melalui sosialisasi pendidikan inklusif yang mendapat respons positif karena mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi ABK.

Sebagai bentuk keberlanjutan, Tim PKM-PM menyerahkan hibah sarana pembelajaran berupa media visual, alat bantu numerasi, dan perlengkapan praktik kewirausahaan pada Jumat (3/10) untuk digunakan secara berkesinambungan oleh guru mitra.

Sementara itu, Dosen Pembimbing PKM-PM, Agrissto Bintang Aji Pradana, M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut akan dilaporkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang sebagai usulan pengembangan Unit Layanan Disabilitas Berbasis Masyarakat. “Harapannya, program ini dapat menjadi model pembelajaran inklusif berbasis entrepreneurship-integrated numeracy yang dapat direplikasi di berbagai sekolah dan komunitas serupa di Indonesia,” ujarnya.

Melalui sinergi antara mahasiswa, dosen, dan mitra komunitas, UNIMMA berupaya menghadirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan kapasitas akademik, tetapi juga memberdayakan kelompok rentan agar mampu mandiri dan berdaya saing.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (PP MBS) Tuban menyelengga....

Suara Muhammadiyah

17 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Muktashim Billah, Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Ma’had....

Suara Muhammadiyah

19 May 2025

Berita

BUTON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali menunjukkan peran stra....

Suara Muhammadiyah

3 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan....

Suara Muhammadiyah

9 July 2025

Berita

MAKASSSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, sebagai salah sat....

Suara Muhammadiyah

31 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah