UNIMOF, Jejak Kebaikan Muhammadiyah: Mahasiswa Bisa Bayar UKT dengan Hasil Bumi

Publish

28 May 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
2231
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAUMERE, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah, sebuah gerakan Islam yang teguh dalam pendidikan dan keadilan sosial, sekali lagi menjadi pusat perhatian. Namun, bukan karena kata-kata gemerlap atau retorika politik, melainkan melalui aksi nyata yang menginspirasi. IKIP Muhammadiyah Maumere yang bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF), sebuah lembaga pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur, telah menciptakan gelombang baru dalam dunia pendidikan dengan konsep yang sederhana namun kuat: membayar uang kuliah tunggal (UKT) dengan hasil panen komoditas pertanian dan tangkapan laut.

Berita ini tidak hanya tentang pembayaran UKT yang unik, tetapi juga tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan mengadopsi ajaran pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, UNIMOF memperlihatkan bahwa pendidikan sejati haruslah inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, tanpa terkekang oleh keterbatasan finansial.

Di tengah riuhnya perbincangan tentang biaya kuliah tinggi dan akses pendidikan yang semakin sulit, Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menjadi sorotan utama. Fenomena ini tidak hanya mencuat di media nasional, tetapi juga menjadi perbincangan hangat di tingkat lokal. Apa yang membuat UNIMOF begitu istimewa?

Berawal dari kebijakan unik yang diusung oleh Rektor UNIMOF, Erwin Prasetyo, pada tahun 2018, universitas ini memperbolehkan mahasiswanya membayar uang kuliah tunggal (UKT) dengan hasil panen komoditas pertanian atau tangkapan dari laut. Keputusan ini bukan hanya sekadar langkah inovatif dalam mengatasi biaya pendidikan yang tinggi, tetapi juga sebuah manifestasi dari ajaran pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, tentang pentingnya pendidikan yang bisa diakses oleh semua orang.

Inilah bukti nyata bahwa Muhammadiyah tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak. Dengan solusi konkret seperti ini, Muhammadiyah membuktikan dirinya sebagai kekuatan yang relevan dan progresif dalam memecahkan masalah nyata bangsa. Dan di tengah riuh rendahnya politik dan konflik, inisiatif seperti UNIMOF adalah cahaya yang memandu kita ke arah masa depan yang lebih baik, di mana pendidikan dan keadilan menjadi pondasi bagi kemajuan bersama. (ihamsyah nurdin)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tonjong menggelar Silaturahmi Idul F....

Suara Muhammadiyah

23 March 2026

Berita

Cerminan Ekosistem Akademik yang Inovatif dan Kolaboratif YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Emp....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Daerah Istimewa ....

Suara Muhammadiyah

22 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Program Studi Bioteknologi Universitas Muhammadiyah (UM) B....

Suara Muhammadiyah

23 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah men....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah