Unismuh Buka Pendaftaran Prodi S1 dan Profesi Kebidanan

Publish

17 October 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1494
Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi membuka Program Studi Kebidanan (S-1) dan Pendidikan Profesi Bidan. Pendaftaran untuk kedua prodi ini dibuka mulai Rabu - Kamis (16-31/10).

Program S-1 Kebidanan menggunakan sistem seleksi berdasarkan nilai rapor, sedangkan Pendidikan Profesi Bidan menyeleksi peserta berdasarkan nilai ijazah S-1 Kebidanan. Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp 250.000, dengan biaya kuliah sebesar Rp 5 juta per semester dan biaya pembangunan Rp 7 juta untuk program sarjana. Sementara biaya kuliah program profesi kebidanan sebesar Rp 6 juta per semester, dengan biaya pembangunan Rp 8 juta. 

Perkuliahan akan berlangsung di Kampus Alauddin dan gedung FKIK di belakang Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Makassar, Jl Tun abd Razak, Gowa.

Hal itu disampaikan Kaprodi D3 Kebidanan Unismuh Daswati SST., MKes, Rabu, (16/10) di Kampus Unismuh Makassar.

Dia mengungkapkan rasa syukur atas izin pembukaan program studi tersebut. "Ini menunjukkan bahwa kami dapat mengambil peran penting dalam peningkatan dan pengembangan pendidikan berkelanjutan bagi teman-teman bidan," ujarnya.

Daswati menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan AIPKIND dan IBI agar proses perkuliahan berjalan sesuai koridor yang ditetapkan oleh pemerintah.

Daswati optimistis bahwa dengan visi "Menjadi program studi profesi bidan yang menghasilkan lulusan Islami, Terpercaya, dan Unggul dalam upaya preventif kegawatdaruratan kebidanan berbasis pemanfaatan teknologi," program ini dapat menjawab tantangan dan harapan masyarakat. 

"Kami ingin lulusan Kebidanan Unismuh dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan regional dan nasional, khususnya di Sulawesi Selatan," tambahnya. 

Kerja sama juga diperkuat dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar dan berbagai puskesmas serta rumah sakit, termasuk RS Muhammadiyah di Makassar dan Gowa, untuk menunjang pembelajaran klinik.

Target jangka pendek dari program ini adalah menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi. "Target jangka panjangnya adalah meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan sarana pendidikan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat dan stakeholder," ungkap Daswati. 

Meski pengembangan internasional menjadi tantangan, Daswati melihatnya sebagai peluang untuk terus meningkatkan kualitas program. "Kami yakin, dengan pemanfaatan teknologi dan upaya berkelanjutan, program ini akan membawa manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (Hadi/Fab)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Dalam penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih XXXII hari ini (....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Intensitas hujan yang cukup tinggi sejak 17 Januari 2024,  m....

Suara Muhammadiyah

25 January 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Fransiskus Novrianto Pakpahan, mahasiswa Program Studi Manajemen....

Suara Muhammadiyah

6 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa yang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mandiri 3T (Te....

Suara Muhammadiyah

12 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SM Tower Malioboro, perusahaan yang bergerak di bidang jasa bisnis ....

Suara Muhammadiyah

16 October 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah