Unismuh Makassar Buka Peluang Lanjut Studi ke Taiwan Melalui Program Beasiswa

Publish

23 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
634
Foto istimewa

Foto istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Lulusan strata satu (S1) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kini memiliki peluang melanjutkan studi ke Taiwan melalui program beasiswa penuh dari Pemerintah Taiwan. Tawaran ini disampaikan dalam sosialisasi INTENSE Post Baccalaureate Program – Taiwan yang digelar di Ruang Rapat Rektor, Lantai 17 Menara Iqra, Kampus Unismuh Makassar, Kamis (23/10).

Ketua Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) Unismuh Makassar, Maharida, MPd, menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan bagi mereka yang telah memiliki gelar sarjana namun ingin menempuh pendidikan S1 di bidang lain.

“Nama programnya Post Baccalaureate Program. Ini resmi di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan Taiwan, jadi tidak ada unsur perdagangan manusia,” ujar Maharida.

Program yang diinisiasi oleh International Talent Circulation Base (Intact) Taiwan–Indonesia itu, menyediakan biaya penuh kepada peserta selama maksimal dua tahun. Program ini meliputi biaya kuliah, administrasi, serta memberikan tunjangan hidup sebesar 10.000 dolar Taiwan atau sekitar Rp 5 juta per bulan, termasuk tunjangan magang.

Selain Post Baccalaureate Program, tersedia pula tiga program lain yakni 2- Year Bachelor Program bagi lulusan diploma, Dual Bachelor's Degree , dan Master’s Program. 

Namun, fokus sosialisasi kali ini adalah program Post Baccalaureate, dengan syarat usia peserta tidak melebihi 28 tahun.

“INTACT Taiwan–Indonesia didirikan pada Agustus 2023 oleh Kementerian Pendidikan Taiwan untuk memperkuat sinergi antara pendidikan dan industri, serta mendorong pertukaran talenta global,” tambah Maharida.

Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr Ihyani Malik, menyambut baik peluang tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak universitas siap mendukung alumni yang ingin melanjutkan studi di luar negeri.

“Mari kita bantu mahasiswa dan alumni kita agar dapat kuliah dan magang di luar negeri dengan beasiswa pemerintah Taiwan,” ujarnya.

Ihyani menambahkan, salah satu syarat penting adalah kemampuan berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Namun hal itu bukan menjadi kendala karena Unismuh telah memiliki Lembaga Pengembang dan Pembinaan Bahasa (LP2B) yang siap memberikan pelatihan bagi calon peserta.

“Melalui lembaga ini, mahasiswa dan dosen dapat mengikuti kursus bahasa Inggris sebagai persiapan sebelum berangkat,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif LKUI Unismuh Makassar yang membuka akses kerja sama internasional bagi mahasiswa dan alumni.

“Kami sangat mendukung langkah implementasi ini dengan Kementrian Pendidikan Taiwan. Ini kesempatan emas bagi generasi muda Unismuh untuk menembus pendidikan global,” kata Ihyani. (Hadi/Nurvi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BEKASI, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka meningkatkan kapasitas, kualitas dakwah, serta mempe....

Suara Muhammadiyah

22 August 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah — Krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan. Ia sudah menjadi kenya....

Suara Muhammadiyah

25 July 2025

Berita

DADIREJO, Suara Muhammadiyah -Semangat Milad ke-113 Muhammadiyah menginspirasi Pimpinan Ranting Muha....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Tiga dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), yaitu Dr. Kant....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Mempelajari dan memperdalam ilmu yang ada di Alquran menjadi nilai pedo....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah