Urgensi Transformasi Kader IMM yang Humanis dan Berintelektual

Suara Muhammadiyah

19 June 2025

1165
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut Darul Arqam Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat PB2 selenggarakan Stadium General yang bertajuk "Revitalisasi Kader IMM Humaniora Sebagai Agen Transformasi Bangsa Dalam Spirit Islam Berkemajuan". Acara ini dilangsungkan di Auditorium D Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), pada Kamis (19/6). 

Stadium general ini menghadirkan Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, SFiLI, MPA, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Bachtiar menyampaikan bahwa kader Muhammadiyah merupakan salah satu tonggak utama persyarikatan Muhammadiyah hingga saat ini. “Oleh karena itu, IMM perlu melakukan revitalisasi penguatan akademis-intelektual melalui kegiatan DAD dan bentuk-bentuk perkaderan yang lainnya,” ujarnya.

Bachtiar menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan persyarikatan yang membawa arah perubahan bagi bangsa. Menurutnya berbagai perubahan yang terjadi dalam rangka Muhammadiyah saat ini merupakan wujud perkembangan dan kemajuan yang dapat dirasakan. 

“Jadi jangan samakan Muhammadiyah dulu dengan Muhammadiyah yang sekarang. Justru dengan adanya perubahan-perubahan itu kita bisa mengetahui perkembangan dan kemajuan Muhammadiyah, karena dakwahnya Muhammadiyah itu mengedepankan pengetahuan sehingga agama yang diyakini bisa lebih pasti dan presisi,” katanya. 

Di samping itu, Bachtiar juga menekankan hal-hal mendasar yang tidak boleh diubah dari Muhammadiyah yakni spirit berkemajuan, keberpihakan kepada masyarakat, serta komitmen terhadap Islam yang toleran, rasional dan berintegritas. “Komitmen-komitmen inilah yang perlu terus dirawat sebagai bentuk cinta kepada Muhammadiyah –dengan mengikuti pengajian, kegiatan sosialisasi dan kegiatan sejenisnya,” ujarnya.

Muhammadiyah tidak hanya fokus dalam penguatan akademis intelektual, tetapi juga secara aktif menggerakkan pembinaan kader dalam ranah sosial-kemanusiaan. Komitmen ini diwujudkan Muhammadiyah melalui berbagai amal usaha yang mendorong kepedulian terhadap isu-isu sosial. 

Sinergi antara pengembangan intelektual dengan sosial kemasyarakatan Muhammadiyah mencerminkan komitmen Muhammadiyah dalam mencetak kader yang tidak hanya unggul dalam intelektual, namun juga peka terhadap permasalahan-permasalahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. 

"Anak-anak IMM harus menjadi kader yang memiliki kapasitas pengetahuan yang baik, dengan kompetensi keagamaan yang kuat serta tidak kehilangan kepedulian sosial terhadap masyarakat. Itu baru kader IMM," tutupnya. (Tia)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen. Pol. Dr....

Suara Muhammadiyah

22 December 2023

Berita

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah - Siswa kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono mengadak....

Suara Muhammadiyah

9 October 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur menuju sekolah berbasis digital dengan ....

Suara Muhammadiyah

14 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bulan Ramadhan 1445 H. tinggal beberapa hari lagi. Umat Islam bersi....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi mengukuhkan Raja Muda Perlis, Tua....

Suara Muhammadiyah

17 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah