Agar Semakin Berkemajuan, Muhammadiyah Harus Terus Bergerak dan Punya Gagasan untuk Dikerjakan

Suara Muhammadiyah

1 September 2026

344
Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Pachrul

Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP. Foto: Pachrul

BEKASI, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah selalu bergerak terdepan hadir di tengah masyarakat dalam misi membangun kehidupan. Hal tersebut menunjukkan bukti Muhammadiyah sebagai organisasi yang berkemajuan.

“Selalu bergerak, selalu berinisiatif, selalu memprakarsai,” tegas Muhadjir Effendy, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Secara umum, Muhammadiyah melakukan seperti itu berpokok pangkal pada Qs alam Nasyrah ayat 7. “Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain).”

“Jangan sampai terhenti. Kalau perlu pekerjaannya belum selesai, otaknya sudah mulai berpikir, setelah ini mau mengerjakan apa,” ujar Muhadjir, Ahad (30/8) saat Pengajian Hari Bermuhammadiyah di Komplek Perguruan Muhammadiyah Sriamur Perum Mustika Permai 3 Sriamur, Tambun Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Demikianlah menjadi ciri khas yang melekat di tubuh Muhammadiyah. Salah satu spirit mahsyurnya yaitu, “Sedikit Bicara Banyak Bekerja”, yang ini menjadi etos dan kekuatan inti dakwah Muhammadiyah terejawantah di akar rumput.

“Kalau saya turun ke daerah mesti saya tanyakan dulu, "Apa yang mau dikerjakan?” Saya paling kecewa kalau ada Cabang atau Ranting, saya ditanya, “Tidak ada yang mau dikerjakan. Itu berarti di sini tidak jalan (Cabang dan Ranting),” tegasnya.

Secara terang benderangnya, Muhadjir mengharapkan tidak terjadi di lingkungan Cabang dan Ranting mana pun. Sebab Menurutnya, jika hal demikian sampai terjadi, yang muncul bukanlah kemajuan, melainkan sebaliknya, kemunduran.

“Berkemajuan kan maju terus, bukan mundur. Kalau diam itu berkemunduran, bukan berkemajuan,” sebutnya.

Di sinilah bertungkus lumus itu perlu dilakukan secara saksama, pelan namun pasti. “Jangan setelah kita ini berpikir untuk berhenti bergerak. Pokoknya harus bergerak terus. Kalau kita bergerak, berarti kitalah yang di depan,” ajak Muhadjir. 

Mengaksentuasikan konteks tersebut, sebutnya, menjadi akar tunjang dari pangajaran Kiai Dahlan, pendiri Muhammadiyah.

“Semangat beliau selalu mendoktrinkan, ‘Sedikit bicara banyak kerja’,” terangnya, yang juga Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji.

Hal paling fundamentalnya lagi, turut ditopang dengan pikiran terbuka (open minded) dan sikap terbuka (attitude minded). Muhammadiyah, sebut Muhadjir, tidak pernah menutup diri terhadap siapa pun, selalu menjalin kolaborasi dan bergerak bersama untuk kepentingan umat dan bangsa.

“Kiai Dahlan itu salah satu hal yang menurut saya istimewa adalah open minded dan attitude minded. Tidak gampang mengeras, menutup diri, apalagi disertai dengan perasaan yang paling hebat dan perasaan yang paling benar. Kemudian menganggap orang lain tidak benar. Dan itu tidak dilakukan oleh Kiai Dahlan,” tegasnya.

Di sinilah pentingnya open minded dan attitude minded. Karena dua variabel ini menjadi prasyarat Muhammadiyah menjadi semakin berkemajuan ke depannya.

“Jangan gampang meninggalkan sesuatu. Dalam berdakwah juga harus selalu mencermati. Insyaallah kalau itu kita pegang, kita kita berani berada di dalam sanad yang lurus, yaitu dari dalam perjuangan kita, yaitu dari Kiai Dahlan dan Rasulullah Saw,” tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Medan Denai menggelar kegiatan....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

PRINGSEWU, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupat....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Pada Selasa Kliwon, 28 Mei 2024, Griya Lansia ‘Aisyiyah (GLA) Bai....

Suara Muhammadiyah

2 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pesantren Mahasiswa KH Ahmad Dahlan Universitas Ahmad Dahlan ....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prof Hamka Kota Madiun, Jaw....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah