BREBES, Suara Muhammadiyah – Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Siti Aminah (RSUMSA) Bumiayu menggelar Pengajian Jelang Ramadhan 1447 H sekaligus meresmikan Poliklinik Eksekutif Ar-Raudhah, Ahad (25/1). Acara dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) RSUMSA Jamaludin Ahmad menekankan bahwa Ramadhan merupakan bulan mulia yang harus dijalani dengan semangat pelayanan tulus dan penuh keikhlasan.
“Ramadhan harus dijalani dengan semangat menggembirakan dan mencerahkan, sekaligus memuliakan setiap pasien. Nilai ini harus tercermin dalam setiap layanan yang diberikan RSUMSA,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.
Direktur Utama RSUMSA, Rendha Fatima Rysta menjelaskan berharap peresmian Poliklinik Eksekutif Ar-Raudhah dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional. “Sekaligus menjadi wadah dakwah kesehatan yang menggabungkan profesionalisme dan kepedulian sosial,” katanya.
Dalam tausyiahnya, Agus Taufiqurrohman menekankan, pelayanan rumah sakit Muhammadiyah harus penuh kasih, inklusif, menolong sesama, dan menjadi rahmat, serta setiap tindakan layanan kesehatan harus berlandaskan nilai Islam sebagai bentuk ibadah.
“RS Muhammadiyah unggul melalui akreditasi dan pembeda yang jelas dengan layanan lain. Keunggulan utama adalah nilai keislaman dalam pelayanan, akses cepat, fasilitas modern, dan kemampuan melayani dengan penuh empati, sehingga setiap pasien merasakan kesan terbaik dan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan khusus kepada Emergency Medical Team. Prinanda Putra Hendry Wijaya (Ketua Relawan), Ratmo YuLianto (Security), Salman Al Farisi (Perawat), Anggy Firdaus Alamsyah (Perawat).
Selain itu, ada juga Ade Erawan Safitra, Aida Udhiyati (Apoteker), Amelia Fitri (Bidan), Elma Fuadatun Nasiha (Perawat), serta Ns Muhammad Abdul Khamid (Perawat).
Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Ketua BPH RSUMSA, dan Ketua PCM Bumiayu sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian kemanusiaan mereka dalam bantuan kemanusiaan korban banjir dan tanah longsor di Sumatera. (Tarqum/Cris)

