SIDRAP, Suara Muhammadiyah - Upaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berwawasan lingkungan, terus menjadi perhatian berbagai pihak.
Hal ini tampak dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, ke SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pekan kedua April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan serta Wakil Bupati Sidrap, Hj. Nur Kana’ah, SH., M.Si.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa yang tengah menempuh pendidikan berbasis asrama.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung berbagai inovasi yang dikembangkan sekolah.
Di antaranya adalah pengelolaan bank sampah sebagai sarana edukasi lingkungan, serta penguatan budaya literasi melalui pojok baca dan perpustakaan sekolah.
Bagi Fatmawati Rusdi, keberadaan bank sampah tidak sekadar menjadi solusi pengelolaan limbah, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter siswa. “Di sinilah anak-anak kita belajar mencintai lingkungan, memahami tanggung jawab, dan membangun kebiasaan baik sejak dini,” ujarnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada fasilitas literasi yang dinilai sebagai jantung pengembangan intelektual siswa. Ruang baca yang nyaman dan koleksi buku yang memadai menjadi indikator penting dalam membangun tradisi keilmuan di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap pendidikan berkelanjutan, kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bibit pohon alpukat untuk program penghijauan sekolah.
Penanaman pohon ini diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran tentang ketahanan pangan dan ekologi.
Tak kalah penting, rombongan juga membagikan vitamin kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mereka selama menjalani aktivitas belajar di lingkungan asrama. Kesehatan fisik, menurut Wagub, merupakan fondasi penting bagi keberhasilan proses pendidikan.
“Pendidikan tidak hanya soal capaian akademik, tetapi bagaimana kita menghadirkan lingkungan yang sehat, hijau, dan literat bagi generasi muda. Apa yang dilakukan MBS Rappang ini patut diapresiasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap, Nur Kana’ah, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pengembangan pendidikan di daerahnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan, termasuk Muhammadiyah, terus diperkuat.
Kunjungan ditutup dengan dialog bersama tenaga pendidik mengenai pengembangan kurikulum berbasis asrama, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dalam memajukan pendidikan.
Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, MBS Rappang menunjukkan bahwa pendidikan Islam berkemajuan tidak hanya berorientasi pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, dan kesehatan generasi bangsa. (ridwan/yahya)
