YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suasana penuh haru berbalut kesyukuran mewarnai akhirussanah TK ABA Ketanggungan Yogyakarta. Pada tahun ajaran 2025/2026, kata Yuni Erwantini, sekolah sukses meluluskan 77 siswa.
“Kami lepas dan serahkan kembali kepada ayah bunda sekalian,” kata Kepala TK ABA Ketanggungan Yogyakarta itu, Rabu (24/6) saat Akhirussanah di SM Tower Malioboro.
Yuni mengucapkan terima kasih kepada wali murid yang telah mempercayakan TK ABA Ketanggungan Yogyakarta sebagai tempat mengenyam pendidikan bagi anak-anak.
“Kami mohon maaf jika ada kekurangan, kekhilafan dalam memberikan pelayanan kepada ayah bunda dan kepada putra-putri,” ucapnya, seraya berharap kualitas sekolah ke depan jauh lebih baik lagi.
Di situ Yuni sangat optimis. Kenapa? Karena topangan dari wali murid dan stakeholder terkait yang berkolaborasi untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas sekolah sebagaimana yang didamba.
“Sehingga program-program sekolah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Satu hal yang niscaya dari upaya tersebut, teraktualisasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun pelajaran 2026/2027.
“Sudah ada kurang lebih 80 anak baru yang mendaftar di TK ABA Ketanggungan,” ssebutnya.
Karena itu, Yuni menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah bertungkus lumus yang kemudian sampai pada titik capaian tersebut.
Jauh daripada itu, hal ihwal dalam mendidik anak-anak dilakukan berbalut ketulusan dan keikhlasan, guna mencetak tunas-tunas banga yang cerdas dan berkemajuan.
“Dengan dedikasinya yang tinggi mendidik, membimbing anak didik dengan baik,” ucapnya.
Perhatian pada itu sungguh demikian rupa. “Kami ucapkan terima kasih,” imbuhnya.
Atas tunai proses mengenyam pendidikan di TK ABA Ketanggungan Yogyakarta itu, Yuni berpesan kepada wali murid agar tetap mempertahankan dan menguatkan bangunan pendidikan karakter di rumah.
“Semoga apa yang telah diajarkan oleh sekolah, pembiasaan-pembiasaan karakter yang baik tetap dilanjutkan, supaya menjadi generasi yang kreatif, unggul, berakhlak mulia,” tekannya.
Demikian halnya kepada para siswa. Yuni menaruh harapan tinggi agar tetap menonjolkan perangai birrul walidain kepada orang tua dan guru, sebagai sesuatu hal yang substansial dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kalian semua selalu sehat dan menjadi insan yang bermanfaat serta kebanggaan kepada orang tua,” tandasnya. (Cris)

