Al-Quran Petunjuk bagi Manusia dan Pembeda

Suara Muhammadiyah

14 March 2024

2243
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SOLO, Suara Muhammadiyah - Ramadhan bulan Al-Quran. Boleh dibilang, Ramadhan tanpa ramai dengung lantunan ayat suci bagaikan masakan tanpa garam. Seperti yang disampaikan Penceramah dari majelis pembinaan kader dan sumber daya insani (MPKSDI) Dwi Jatmiko, Rabu Sore (13/3/2024).

Acara ini dalam rangka Silaturahmi Buka Bersama Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani bersinergi dengan Angkatan Muda Muhammadiyah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surakarta Angkatan Muda Muhammadiyah di Wisma Wardhana 2, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

“Bulan Ramadhan di dalamnya diturunkan al-Quran. Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda, maka dibulan Ramadhan tahun 2024 ini harus perbanyak kaji al quran karena membacanya sangat mudah,” ujarnya.

Maka, lanjut dia, bukti al Quran sebagai petunjuk bagi manusia adalah dimudahkan untuk membaca baik pada kondisi normal maupun yang tidak dalam kondisi normal, seperti sakit bisa mendengarkan, dalam perjalanan bisa membaca, tua muda bisa, ibu hamil bisa baca, dan lainnya, Allah berikan kemudahan. 

“Kita lihat Al Quran itu mudah yang tercantum dalam QS. Al Qamar: 17, 22, 32 dan 40.,” ujarnya.

Dwi Jatmiko menganjurkan orang yang mengkaji al-Quran akan ada pembeda dengan orang yang tidak mengkajinya. Selain petunjuk, al-Quran akan memberikan pembeda bagi yang mengkajinya, orang yang biasanya mengkaji al-Quran akan berakhlaq seperti al-Quran. Maka belajar al quran harus mau menulis.

“Kita lihat al Quran surat ke 54 ayat 53. Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Jatmiko, ikan itu busuk mulai dari kepala seperti dikatakan filsuf Yunani Kuno. 

“Artinya, di bulan Ramadhan ini tergantung pola pikir kita terhadap al Quran. Sebagai kitab suci umat muslim dimuliakan, tentu membacanya memiliki etika-etika khusus. Diantara adab tersebut adalah membaca setiap ayat dengan khusyuk dan merenungi setiap maknanya,” jelas Dai Standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat angkatan ke-19.

Acara begitu istimewa karena dihadiri dari beberapa unsur mulai dari Ketua Majelis Pembinaan Kader & Sumber Daya Insani (MPKSDI) Dr Suyanto MPdI, Majelis Pembinaan Kader & Sumber Daya Insani (MPKSDI) Aisyiyah, Angkatan Pemuda Muhammadiyah (AMM), Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Kwarda Hizbul Wathan bersama Dewan Sughli, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Tapak Suci Putera Muhammadiyah.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah — Suasana hangat dan penuh semangat dakwah terasa sejak Subuh ....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - H.E Masaki Yasushi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia menyampaikan ....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Bagi Albar Yuwar Dhanuwinata, kuliah Agribisnis menjadi menarik ....

Suara Muhammadiyah

7 September 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rasa syukur yang mendalam dirasakan oleh seluruh elemen KBIHU (Kelo....

Suara Muhammadiyah

18 June 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Semangat dan motivasi adalah kunci dalam perjalanan pendidikan dan ....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah