YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jetis Kota Yogyakarta tampil mentereng dalam Jogja Takbir Festival (JTFest) 2026, Jumat (29/5) yang berlangsung di kawasan Malioboro Yogyakarta.
Acara tahunan yang dibuka Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo ini, sukses menyugesti atensi masyarakat. Parade takbir yang diperagakan begitu rupa menampilkan kekhasan generasi muda.
Pada saat yang sama, kostum yang digunakan pun, merepresentasikan tema yang diusung "Muhammadiyah Jogja, Songsong Peradaban Hijau Berkemajuan".
Juga, semangat para peserta, sangat memukau para penonton, lebih-lebih Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta Aris Madani.
Kepada Suara Muhammadiyah, Aris mengaku sangat terpukau dengan AMM Jetis. Ia bangga dan memberikan apresiasi atas keikusertaan dan penampilan yang disuguhkan.
“AMM Jetis ini kejutan ya. Jarang ikut, kok setelah ikut malah dapat penghargaan,” ucap Aris, dengan bangga saat ditemui usai acara.
Raihan penghargaan yang disabet AMM Jetis yaitu keluar sebagai Juara 1 Kategori Takbir. “Keren dan ngetren (atraksinya),” singkapnya.
Bagi Aris, penghargaan ini menjadi kans untuk menguatkan denyut nadi dakwah AMM Jetis di akar rumput. Juga kesempatan untuk menarik generasi muda lainnya log in di Muhammadiyah.
“Kalau kita merawat remaja-remaja kita dengan baik, mereka diberi peluang dan kesempatan, Insyaallah akan muncul bibit-bibit yang hebat,” tegasnya.
Aris melihat, ekosistem AMM Jetis sudah cukup bagus. Tinggal kemudian, perlu aksentuasi (penguatan) lebih mengakar dan menghunjam untuk mencetak kader-kader berkemajuan.
“Jadi harapan kami ke depan lebih dikuatkan lagi mereka di Jetis, sehingga kita bisa menghasilkan kader-kader yang hebat di masa yang akan datang,” tandas Aris. (Cris)

