CILACAP, Suara Muhammadiyah - Siswa SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap meraih prestasi juara 1 Kejuaraan Karate Bupati Cup Kabupaten Cilacap 2026 yang diadakan di Gedung Beladiri (KONI) Cilacap pada Sabtu-Ahad (11-12/9/2026).
Peraih juara 1 Kejuaraan Karate Bupati Cup Kabupaten Cilacap, Ubaidah kelas 7 (Tahfidz) didampingi orang tua Wahyudi mengatakan event Bupati Cup Kabupaten Cilacap dengan latihan karate setiap hari, untuk menu makan dan minum porsinya ditambah menjelang pertandingan. Latihan dengan proses cukup berat, tetapi tetap semangat untuk menjalani event.
"Alhamdulillah meraih juara 1, mudah-mudahan besok ke depannya lebih semangat lagi untuk menjalani kejuaraan yang lainnya," ungkapnya.
Berawal dari tekad dan niat, serta latihan yang konsisten.
"Atas izin Allah SWT, semua itu bisa terjadi dan dapat meraih juara 1," ucapnya.
Latihan demi latihan dan disiplin diri dari Ubaidah dan sebagai orang tua mendoakan dan mendukung.
"Sehingga bisa membuahkan hasil yang baik," ujarnya.
Ubaidah latihan rutin di Dojo Dragon, dari Perguruan Bandung Karate Club (BKC) atas asuhan Kang Herry Andri Suryahadi.
Ubaidah latihan setiap hari Kamis sampai Sabtu pada pukul 16.00-19.00 WIB serta di hari Ahad pukul 08.00-11.30 WIB.
"Mendekati kejuaraan latihan kami lebih memadatkan, dengan program latihan tambahan yaitu Training Centre (TC). Kami lakukan satu minggu full dari mulai pukul 16.30-20.00 WIB setiap hari," jelasnya.
Menjelang event agenda latihan bukan hal yang mudah karena semua itu dilakukan berbarengan dengan masa-masa Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) sekolah.
"Latihan karate berjalan, tetapi belajar juga tetap berjalan untuk menghadapi ASTS," ujarnya.
Waka Kesiswaan SMP Mutu Plus Cilacap, Milana Erliyani mengucapkan selamat dan sukses untuk Ubaidah atas pencapaian luar biasa sebagai juara 1 Kejuaraan Karate Bupati Cup Kabupaten Cilacap.
"Kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah telah membuahkan hasil yang membanggakan bagi SMP Mutu Plus Cilacap. Teruskan berprestasi, raih mimpi dan jadilah kebanggaan," pungkasnya. (Wasis)

