Bahas Isu Strategis, UMRI Gelar Sharing Session Bersama Wamendiktisaintek RI

Suara Muhammadiyah

2 August 2025

929
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Sharing Session bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof Dr Fauzan MPd., pada Sabtu (2/8/2025), bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Umri Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru.  

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi wawasan, motivasi, dan strategi pengembangan pendidikan tinggi di era perubahan teknologi yang pesat.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi di kampus Umri.

“Beliau adalah sosok yang menjadi mentor bagi kami, dan ilmunya sangatlah luar biasa. Perlu saya sampaikan kepada Bapak Wakil Menteri bahwa Umri saat ini baru berusia 17 tahun, sehingga masih tergolong muda. Saat ini, Umri memiliki lebih kurang 13 ribu mahasiswa yang tersebar di 9 Fakultas,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa Umri telah memiliki Fakultas Kedokteran, dan untuk mendukungnya, universitas tengah mempersiapkan pembangunan rumah sakit sendiri. “Kami berupaya membangun tanpa berhutang, dan Alhamdulillah sejauh ini kami telah berhasil melaksanakannya,” tambahnya.

Rektor juga berharap arahan dan masukan dari Wakil Menteri dapat menjadi motivasi dan panduan dalam mengembangkan Umri ke depan. “Kami sangat menantikan nasehat dan masukan dari Bapak Wakil Menteri demi kemajuan Umri,” tutupnya.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Dr Fauzan MPd., dalam paparannya menyoroti fenomena tingginya angka pengangguran sarjana yang menurutnya tidak dapat dilepaskan dari peran dan kualitas pendidikan tinggi.

“Banyaknya pengangguran sarjana tidak bisa dialamatkan ke tempat lain kecuali pada pendidikan kita. Orang menyebutnya sebagai ketidaksesuaian (mismatch) antara lulusan dan kebutuhan dunia kerja. Berbagai pernyataan yang agak tidak nyaman didengar, seperti lulusan pendidikan tinggi yang tidak siap bekerja, bukan berarti tanpa alasan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, masalah-masalah sosial seperti pengangguran dan stunting yang menjadi perhatian banyak kepala daerah juga berkaitan dengan fungsi perguruan tinggi. “Kita ini terlalu asik berada di ‘menara gading’. Padahal, tugas pendidikan tinggi bukan hanya mengembangkan ilmu, tetapi juga harus peka terhadap kebutuhan lingkungan,” tambah Prof Fauzan.

Wamen tidak lupa mengajak perguruan tinggi, termasuk Umri, untuk melihat dan bertanya langsung kepada lingkungannya tentang apa yang benar-benar dibutuhkan. “Mahasiswa juga harus dibentuk agar tidak hanya hidup dalam ekosistem ilmiah di kelas, tetapi juga di ekosistem sosial. Kita perlu memahami generasi seperti apa yang sedang kita hadapi dan apa yang harus kita lakukan,” ajaknya.

Lebih jauh, Ia menekankan pentingnya perubahan internal di lingkungan perguruan tinggi agar mampu menjawab tantangan zaman. Terkait bisnis berbasis perguruan tinggi, Prof Fauzan menjelaskan bahwa ada dua prinsip yang perlu dipegang: bisnis yang bernilai strategis dan bisnis yang bernilai prestisius. “Pengadaan bisnis berbasis kampus tidak harus selalu berada di area kampus,” jelasnya. (Walida)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terus menunjukkan komitmenn....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah – Di ujung pesisir timur Tulang Bawang, semangat kaderisasi ....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Setelah melalui rangkaian persidangan Muktamar ke-16 Tapak Suci....

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Penguatan ideologi Muhammadiyah menjadi amat substansial. Hal....

Suara Muhammadiyah

15 July 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Lomba Hifdzil Qur'an tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Cilacap dalam r....

Suara Muhammadiyah

24 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah