Beasiswa KNB Jadi Motor Peningkatan Mahasiswa Internasional di Indonesia

Suara Muhammadiyah

11 June 2026

334
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan daya tarik pendidikan tinggi nasional guna mendatangkan lebih banyak mahasiswa internasional. Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) diharapkan menjadi stimulus untuk memperkenalkan kualitas pendidikan Indonesia sekaligus memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., dalam Rapat Pleno Seleksi Beasiswa KNB Tahun 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (11/6).

Menurut Najib, sejumlah negara telah berhasil menjadikan sektor pendidikan tinggi sebagai instrumen strategis untuk menarik mahasiswa internasional tanpa bergantung pada pemberian beasiswa pemerintah dalam jumlah besar.

Ia mencontohkan Australia yang mampu menarik sekitar 800 ribu mahasiswa internasional dan menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu penyumbang pendapatan nasional terbesar setelah sektor pertambangan. Sementara itu, Malaysia berhasil mendatangkan sekitar 250 ribu mahasiswa internasional yang sebagian besar membiayai pendidikan mereka secara mandiri.

“Negara-negara tersebut tetap menyediakan beasiswa, tetapi jumlahnya sangat terbatas. Namun, mereka berhasil menghadirkan mahasiswa internasional dalam jumlah besar. Suatu saat kita ingin hal itu juga bisa terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Karena itu, Najib menegaskan bahwa Beasiswa KNB perlu dipandang sebagai pemantik untuk meningkatkan minat mahasiswa internasional melanjutkan studi di Indonesia. Pengalaman positif yang diperoleh para penerima beasiswa selama menempuh pendidikan di Indonesia diharapkan dapat menjadi promosi efektif yang mendorong lebih banyak mahasiswa dari negara asal mereka untuk memilih Indonesia sebagai tujuan studi.

“Tahun ini jumlah perguruan tinggi yang terlibat lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tetapi ketersediaan anggarannya tidak bertambah. Karena itu, kuota mahasiswa tentu terdampak oleh kondisi tersebut,” jelasnya.

Meskipun kuota penerima beasiswa berpotensi berkurang, Najib menegaskan bahwa kualitas layanan kepada mahasiswa internasional tidak boleh menurun. Menurutnya, keberhasilan program tidak ditentukan oleh jumlah penerima beasiswa, melainkan oleh kualitas pengalaman akademik dan nonakademik yang mereka peroleh selama belajar di Indonesia.

“Berapa pun jumlah mahasiswa internasional yang kita kelola, kualitas pelayanannya harus tetap sama baiknya. Bisa jadi dua mahasiswa yang kita kelola dengan baik justru menjadi ambassador yang efektif untuk memperbanyak jumlah mahasiswa asing di kampus kita,” tegasnya.

Selain mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, Najib menambahkan bahwa Beasiswa KNB juga memiliki peran strategis dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat. Oleh karena itu, perguruan tinggi diharapkan mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi para mahasiswa internasional agar mereka membawa kesan positif tentang Indonesia ketika kembali ke negara asal masing-masing.

“KNB merupakan bagian penting dalam membangun dan menjaga hubungan diplomasi dengan negara-negara sahabat. Karena itu, mohon dihadirkan pengalaman-pengalaman terbaik bagi mereka, sehingga pesan yang mereka bawa tentang Indonesia adalah pesan-pesan kebaikan,” pungkas Najib. (NF)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perhelatan Muktamar di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah menisca....

Suara Muhammadiyah

7 August 2026

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Provinsi Gorontalo kembali mencatat sejarah penting dalam perg....

Suara Muhammadiyah

5 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Staff Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Arif Jamali Muis....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Di tengah derasnya arus gawai yang kian menjauhkan anak-anak dari ruang....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026

Berita

Menyalakan Lentera Pencerahan Dari Ranting Untuk Negeri (Kisah Heroik Pengukuhan Ranting Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah