BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – BEM Keluarga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (BEM KM UMP) menyelenggarakan Campus Creator Incubation (CCI) 2026 sebagai upaya mencetak creator muda yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital dan pemberdayaan UMKM Banyumas Raya. Kegiatan yang berlangsung di Kampus 2 UMP ini diikuti oleh mahasiswa serta pelaku UMKM yang ingin meningkatkan pemahaman mengenai industri kreatif, pemasaran digital, dan pemanfaatan teknologi sebagai sarana pengembangan usaha.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BEM KM UMP dan Komlabs, unit pengembangan talenta digital yang berada dalam ekosistem Komerce, yang berfokus pada content creation, digital marketing, dan pengembangan ekonomi kreatif. Kolaborasi ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus mendukung transformasi digital UMKM lokal agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Hadir sebagai narasumber, Katabroto dan Muhammad Sholeh, yang membagikan pengalaman mengenai personal branding, content creation, affiliate marketing, serta strategi membangun peluang dan karier di era digital. Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga praktik dan studi kasus yang dapat diterapkan secara langsung dalam membangun personal branding maupun membantu pengembangan usaha melalui media digital.
Presiden Mahasiswa UMP, Yoga Dwi Yuwono, menyampaikan bahwa mahasiswa perlu mengambil peran aktif dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi dan ekonomi digital yang terus berkembang.
"Campus Creator Incubation menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan digital yang dapat diaplikasikan dalam membantu UMKM berkembang. Kami ingin mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan perkembangan teknologi," ujarnya.
Sementara itu, Syeif Syaifullah selaku Chief Operating Officer (COO) Komerce yang mewakili Komlabs menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi creator yang tidak hanya membangun personal branding, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di daerah.
"Melalui Campus Creator Incubation, kami ingin membuka wawasan mahasiswa mengenai berbagai peluang di industri digital. Creator saat ini memiliki peran penting dalam membantu UMKM meningkatkan visibilitas produk, membangun kepercayaan konsumen, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kreatif, adaptif, dan mampu menjadi bagian dari ekosistem digital yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Syeif.
Sementara itu, Rois Choiril Huda selaku Menteri Media dan Komunikasi Informasi (Medkominfo) BEM KM UMP menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa dan UMKM Banyumas Raya melalui pemanfaatan konten kreatif dan strategi pemasaran digital.
"Era digital membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi. Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya creator-creator muda dari UMP yang mampu mengangkat potensi UMKM Banyumas Raya agar lebih dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar digital," kata Rois Choiril Huda.
Selain diikuti mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM Banyumas Raya sebagai bentuk sinergi antara dunia akademik dan sektor usaha. Melalui Campus Creator Incubation 2026, peserta memperoleh wawasan mengenai content creation, personal branding, dan strategi pemasaran digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan UMKM di era digital.

