Bentengi Anak Sejak Dini, Keluarga Jadi Kunci Lawan Penyalahgunaan Narkoba

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

486
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Kajian Inspiratif Subuh (KIS) yang diselenggarakan setiap Rabu ba’da Subuh di Masjid Attaqwa Pogot, Surabaya, kembali dipadati jamaah. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan memenuhi ruang utama masjid untuk mengikuti kajian yang secara rutin menghadirkan pembahasan keislaman yang relevan dengan persoalan kehidupan masyarakat.

Berbeda dari kajian pada umumnya, KIS edisi Rabu (22/7) mengangkat tema penyalahgunaan narkoba dan modus baru peredaran gelap narkoba. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya ancaman narkotika yang dinilai telah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan dan berdampak luas terhadap ketahanan keluarga, masyarakat, hingga bangsa.

Pengasuh KIS, Ustad Muchamad Arifin, menyampaikan bahwa dakwah tidak cukup hanya membahas persoalan ibadah mahdhah, tetapi juga harus mampu memberikan solusi dan membangun kesadaran umat terhadap persoalan sosial yang nyata.

“Peredaran narkoba saat ini bukan lagi sekadar tindak kriminal, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap ketahanan kehidupan bermasyarakat, berjamaah, dan bernegara. Karena itu, persoalan ini harus menjadi perhatian bersama, termasuk melalui mimbar-mimbar dakwah,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan pabrik gelap narkoba oleh aparat penegak hukum dengan barang bukti mencapai 3,37 ton menjadi indikator bahwa jaringan peredaran narkoba semakin masif, terorganisasi, dan menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

"Modus peredaran narkoba kini semakin beragam dan sulit dikenali. Barang haram tersebut tidak lagi diedarkan secara konvensional, tetapi memanfaatkan perkembangan teknologi, media sosial, jasa pengiriman, hingga berbagai produk yang tampak biasa, sehingga masyarakat dituntut untuk semakin waspada," terangnya, yang juga Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Arifin menekankan, langkah paling efektif dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba adalah melakukan pembekalan sejak usia dini. Anak-anak perlu dibekali nilai-nilai keimanan, akhlak, karakter yang kuat, serta pemahaman tentang bahaya narkoba agar memiliki daya tahan terhadap berbagai bentuk bujuk rayu dan modus peredaran yang terus berkembang.

“Keluarga merupakan benteng pertahanan pertama. Orang tua tidak boleh hanya menyerahkan pendidikan kepada sekolah, tetapi harus hadir membangun komunikasi, pengawasan, dan keteladanan sehingga anak memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Cabang Muhammadiyah PCM Bantul, Sumarno mengukuhkan....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah m....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi L....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

Semangat Qurban, Ta’awun, dan Kritik terhadap At-Takatsur Menggema di Shalat Idul Adha Muhamma....

Suara Muhammadiyah

28 May 2026

Berita

SUMEDANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Bagian Promosi da....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah