Bentuk Budaya Efisiensi Energi, Peserta Lokakarya Lakukan Investigasi Penggunaan Listrik

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

619
Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Dalam hal efisiensi energi, teknologi sejatinya berada di urutan terakhir. Yang pertama dan paling utama adalah perilaku manusianya. Oleh sebab itu program audit energi di pondok pesantren menjadi langkah strategis untuk mendorong efisiensi penggunaan listrik sekaligus mempercepat transisi energi berkelanjutan. 

Materi dengan judul “Audit Energi untuk Pondok Pesantren” yang disampaikan oleh A Ahid Mudayana dalam acara Lokakarya bertajuk Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren. Dirinya menekankan pentingnya pengelolaan energi yang terukur dan sistematis di lingkungan pendidikan. 

Audit energi bertujuan mengidentifikasi pola konsumsi listrik, menemukan potensi pemborosan, serta merumuskan rekomendasi penghematan yang realistis. Dalam paparannya dijelaskan jenis-jenis audit energi, tahapan pelaksanaan, hingga contoh hasil audit yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan di pesantren. 

Selain memberikan gambaran teknis, audit energi juga memiliki manfaat strategis, seperti menekan biaya operasional, meningkatkan kesadaran warga pesantren terhadap pentingnya efisiensi, serta mendukung upaya transisi energi. 

“Praktik efisiensi energi dapat dilakukan melalui pengaturan penggunaan peralatan listrik, pemanfaatan teknologi hemat energi, hingga perubahan perilaku sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam konteks pondok pesantren, Ahid menjelaskan bahwa strategi efisiensi energi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif. Contoh edukasi perilaku seperti mematikan lampu dan perangkat listrik saat tidak digunakan menjadi bagian penting dalam membangun budaya hemat energi. Langkah ini dapat diperkuat dengan pengenalan konsep transisi energi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan. 

“Melalui audit energi, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga pelopor gerakan efisiensi dan transisi energi yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” tutupnya. 

Di akhir sesi, seluruh peserta yang berjumlah lebih dari 20 orang itu diterjunkan untuk melakukan investigasi terkait audit energi di lingkungan Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Banyumas. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Ponpes Modern Assalaam Sukoharjo  melakukan kunjungan ke Obse....

Suara Muhammadiyah

15 September 2023

Berita

Delegasi 15 Perguruan Tinggi Lakukan Dialog Ilmiah dengan KJRI Penang soal Perlindungan PMI Non-Pros....

Suara Muhammadiyah

24 April 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Saat ini, judi online semakin merajala dan sangat meresakan masy....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyak....

Suara Muhammadiyah

20 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Musyawarah Nasional (Munas) V Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul A....

Suara Muhammadiyah

28 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah