Bentuk Budaya Efisiensi Energi, Peserta Lokakarya Lakukan Investigasi Penggunaan Listrik

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

652
Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Dalam hal efisiensi energi, teknologi sejatinya berada di urutan terakhir. Yang pertama dan paling utama adalah perilaku manusianya. Oleh sebab itu program audit energi di pondok pesantren menjadi langkah strategis untuk mendorong efisiensi penggunaan listrik sekaligus mempercepat transisi energi berkelanjutan. 

Materi dengan judul “Audit Energi untuk Pondok Pesantren” yang disampaikan oleh A Ahid Mudayana dalam acara Lokakarya bertajuk Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren. Dirinya menekankan pentingnya pengelolaan energi yang terukur dan sistematis di lingkungan pendidikan. 

Audit energi bertujuan mengidentifikasi pola konsumsi listrik, menemukan potensi pemborosan, serta merumuskan rekomendasi penghematan yang realistis. Dalam paparannya dijelaskan jenis-jenis audit energi, tahapan pelaksanaan, hingga contoh hasil audit yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan di pesantren. 

Selain memberikan gambaran teknis, audit energi juga memiliki manfaat strategis, seperti menekan biaya operasional, meningkatkan kesadaran warga pesantren terhadap pentingnya efisiensi, serta mendukung upaya transisi energi. 

“Praktik efisiensi energi dapat dilakukan melalui pengaturan penggunaan peralatan listrik, pemanfaatan teknologi hemat energi, hingga perubahan perilaku sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam konteks pondok pesantren, Ahid menjelaskan bahwa strategi efisiensi energi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif. Contoh edukasi perilaku seperti mematikan lampu dan perangkat listrik saat tidak digunakan menjadi bagian penting dalam membangun budaya hemat energi. Langkah ini dapat diperkuat dengan pengenalan konsep transisi energi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan. 

“Melalui audit energi, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga pelopor gerakan efisiensi dan transisi energi yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” tutupnya. 

Di akhir sesi, seluruh peserta yang berjumlah lebih dari 20 orang itu diterjunkan untuk melakukan investigasi terkait audit energi di lingkungan Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Banyumas. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhamma....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

TOKYO, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi bertaraf interna....

Suara Muhammadiyah

27 June 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah kota Makassar menggelar rapat koord....

Suara Muhammadiyah

28 September 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Edy Susanto, M.Pd. resmi dilantik kembali menjadi Kepala SD Muh....

Suara Muhammadiyah

17 June 2026

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Aula Politeknik 'Aisyiyah Pontianak Kalimantan Barat, M....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah