Bentuk Budaya Efisiensi Energi, Peserta Lokakarya Lakukan Investigasi Penggunaan Listrik

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

572
Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

Peserta Lokakarya Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren di Ponpes Zam-Zam Cilongok (1/3).

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Dalam hal efisiensi energi, teknologi sejatinya berada di urutan terakhir. Yang pertama dan paling utama adalah perilaku manusianya. Oleh sebab itu program audit energi di pondok pesantren menjadi langkah strategis untuk mendorong efisiensi penggunaan listrik sekaligus mempercepat transisi energi berkelanjutan. 

Materi dengan judul “Audit Energi untuk Pondok Pesantren” yang disampaikan oleh A Ahid Mudayana dalam acara Lokakarya bertajuk Efisiensi dan Transisi Energi Listrik di Lingkungan Pesantren. Dirinya menekankan pentingnya pengelolaan energi yang terukur dan sistematis di lingkungan pendidikan. 

Audit energi bertujuan mengidentifikasi pola konsumsi listrik, menemukan potensi pemborosan, serta merumuskan rekomendasi penghematan yang realistis. Dalam paparannya dijelaskan jenis-jenis audit energi, tahapan pelaksanaan, hingga contoh hasil audit yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan di pesantren. 

Selain memberikan gambaran teknis, audit energi juga memiliki manfaat strategis, seperti menekan biaya operasional, meningkatkan kesadaran warga pesantren terhadap pentingnya efisiensi, serta mendukung upaya transisi energi. 

“Praktik efisiensi energi dapat dilakukan melalui pengaturan penggunaan peralatan listrik, pemanfaatan teknologi hemat energi, hingga perubahan perilaku sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam konteks pondok pesantren, Ahid menjelaskan bahwa strategi efisiensi energi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga edukatif. Contoh edukasi perilaku seperti mematikan lampu dan perangkat listrik saat tidak digunakan menjadi bagian penting dalam membangun budaya hemat energi. Langkah ini dapat diperkuat dengan pengenalan konsep transisi energi menuju sumber energi yang lebih ramah lingkungan. 

“Melalui audit energi, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga pelopor gerakan efisiensi dan transisi energi yang berkelanjutan di tengah masyarakat,” tutupnya. 

Di akhir sesi, seluruh peserta yang berjumlah lebih dari 20 orang itu diterjunkan untuk melakukan investigasi terkait audit energi di lingkungan Pondok Pesantren Modern Zam-Zam Banyumas. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Studi S1 Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pend....

Suara Muhammadiyah

5 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpi....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Yogyakarta (30/12) Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

31 December 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pembinaan Kepala Sekolah atau Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap ....

Suara Muhammadiyah

21 November 2025

Berita

TUBAN, Suara Muhammadiyah - Santri-Santri Pesantren MBS Tuban menggelar acara dalam rangka peringata....

Suara Muhammadiyah

19 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah