Bisnis Digitalisasi Sebagai Peluang Entrepreneur Menghadapi Industri 5.0

Suara Muhammadiyah

14 January 2025

1120
Foto Istimewa

Foto Istimewa

ISEI Komisariat UM Bandung dan FEB Sukses Gelar Seminar Nasional 

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Komisariat Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Bandung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk ”Bisnis Digitalisasi Sebagai Peluang Entrepreneur Menghadapi Industri 5.0” pada Senin (13/01/2025).

Seminar ini digelar secara hybrid melalui aplikasi Zoom dan dipusatkan di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752. Acara tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen, berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.

Ketua ISEI Komisariat Universitas Muhammadiyah Bandung Suparjiman menjelaskan bahwa seminar ini merupakan upaya konkret untuk mendukung visi ISEI dalam meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi. ”Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para calon ataupun sarjana ekonomi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Suparjiman menekankan pentingnya transformasi digital sebagai hal yang harus dilakukan oleh masyarakat saat ini, termasuk mahasiswa dan dosen. ”Transformasi digital kini menjadi keharusan, bukan lagi pilihan,” tegasnya. Dia juga mengingatkan bahwa dalam menjalankan transformasi digital, diperlukan kemampuan memilah informasi yang saat ini sangat melimpah dan tersebar luas di internet.

Presiden Direktur PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Edi Witjara tampil sebagai pembicara pertama. Dia menyoroti pentingnya inovasi dalam bisnis digital. Dia mengajak mahasiswa UM Bandung untuk terus memperbarui produk sesuai dengan kebutuhan masyarakat. ”Dalam bisnis digital, kalian harus menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Selain itu, Edi juga mendorong mahasiswa UM Bandung untuk merencanakan bisnis sejak dini dengan idealisme dan semangat yang kuat. ”Mumpung masih mahasiswa, ayo mulai create something yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Pembicara kedua, Siti Mardiana, dosen prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Bandung, menjelaskan bahwa industri 5.0 mengintegrasikan antara teknologi dengan pendekatan human-centric. ”Industri 5.0 tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga pada kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Siti juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis teknologi untuk mencetak entrepreneur yang menguasai teknologi sekaligus memegang nilai-nilai kemanusiaan. ”Dengan fokus pada nilai-nilai manusia, produk barang dan jasa dapat lebih murah dan kompetitif,” tandasnya.

Seminar ini menjadi langkah strategis dalam rangka mempersiapkan mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Bandung untuk menghadapi tantangan Industri 5.0 dengan semangat inovasi, teknologi, dan humanisme.***(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Tantangan dunia keperawatan di era digital kian kompleks. Menghadapi fe....

Suara Muhammadiyah

29 June 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Di hadapan ratusan mahasiswa peserta Baitul Arqam Purna Studi, R....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dosen Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UM....

Suara Muhammadiyah

24 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lemahnya basis sosiologis dalam perumusan kebijakan publik dinilai ....

Suara Muhammadiyah

1 March 2026

Berita

SEKADAU, Suara Muhammadiyah— Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah meresm....

Suara Muhammadiyah

19 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah