BSI MU Fest 2026: Sinergi Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah

Publish

14 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
472
Dok Istimewa

Dok Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Percepatan transformasi digital kerap diiringi dengan menurunnya tingkat kepercayaan sosial. Hal ini tercermin dari pangsa pasar (market share) perbankan syariah di Indonesia yang masih berada di kisaran 7 persen. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dinilai menjadi kunci dalam membangun ekosistem perbankan syariah yang berkelanjutan.

Dalam gelaran BSI MU Fest 2026 yang digelar perdana oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Sabtu (14/2) di Sportorium UMY, Direktur Compliance & Human Capital BSI, Arief Adhi Sanjaya, menekankan bahwa sinergi antara kampus dan industri syariah perlu diarahkan tidak hanya pada aspek bisnis. Ia menyampaikan bahwa penguatan nilai dalam inovasi serta dampak sosial bagi generasi muda menjadi hal yang krusial.

Arief yang mengisi sesi inspirational speech menegaskan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri syariah merupakan langkah strategis untuk menghadapi era yang bergerak cepat namun rentan. Menurutnya, tantangan modern menuntut sinergi lintas sektor agar nilai kepercayaan, integritas, dan inovasi dapat berjalan beriringan.

“Kita hidup di era yang cepat tetapi rapuh. Dipaksa berinovasi dan bergerak cepat, tetapi kepercayaan sangat mudah runtuh. Ini memerlukan kolaborasi yang mampu menggabungkan inovasi dan nilai-nilai integritas,” ujar Arief.

Karena itu, ia menjadikan kerja sama antara BSI dan UMY sebagai wadah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi berbasis kepercayaan. Kerja sama tersebut tidak semata-mata berfokus pada aspek bisnis, melainkan juga membangun ekosistem sosial dan spiritual yang lebih luas.

Ia juga menilai bahwa semangat pembaruan yang diajarkan oleh Muhammadiyah relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam mendorong pendidikan dan pembangunan manusia. Kesamaan visi inilah yang, menurut Arief, mendorong BSI untuk aktif memperkuat kolaborasi dengan kampus guna menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

“Kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri perbankan syariah menjadi penting untuk memperluas ruang pembelajaran mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam pembangunan masyarakat. Melalui berbagai agenda edukatif dalam BSI MU Fest, upaya konkret membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif akan semakin nyata,” imbuhnya.

Ke depan, kolaborasi riset, edukasi, hingga pengembangan ekosistem ekonomi akan menjadi bagian penting dalam memperkuat daya saing bangsa di tengah dinamika perubahan global. (ID)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Data Riset Biro Humas dan Protokoler Universitas Muhammadiyah Purwo....

Suara Muhammadiyah

1 April 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Bandung Dr Zamah Sari ....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah De....

Suara Muhammadiyah

12 January 2026

Berita

Refleksi Hardiknas dan Ngaji Politik Lingkungan: IMM AR Fakhruddin Soroti Pendidikan dan Krisis Ekol....

Suara Muhammadiyah

5 May 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menyambut Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) I 'Aisyiyah Daer....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah