Cetak Sejarah, Mahasiswa Prodi Apoteker UM Bandung Lulus 100 Persen Ukomnas

Suara Muhammadiyah

25 August 2026

127
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Ikhtiar panjang mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung berbuah capaian membanggakan. Seluruh mahasiswa PSPPA angkatan pertama berhasil lulus seratus persen Ujian Kompetensi Nasional Program Diploma dan Profesi Apoteker (Ukomnas PDPA) melalui metode OSCE dan CBT Nasional.

Capaian tersebut menjadi catatan sejarah bagi UM Bandung, sekaligus menandai keberhasilan angkatan pertama PSPPA dalam melewati salah satu tahapan penting menuju profesi apoteker. Hasil ini juga menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam menguasai kompetensi yang dibutuhkan sebelum terjun ke dunia praktik kefarmasian.

Ukomnas PDPA tidak sekadar menjadi ujian akhir. Tahapan ini menjadi ruang untuk mengukur kemampuan, keterampilan, kesiapan, dan penguasaan kompetensi mahasiswa yang telah dibangun selama menjalani pendidikan profesi apoteker.

Dekan Fakultas Farmasi UM Bandung Dwintha Lestari menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa PSPPA. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan dedikasi mahasiswa selama mengikuti proses pendidikan.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja sama seluruh dosen yang memberikan skill lab, tutor, bimbingan, dan try out kepada mahasiswa PSPPA angkatan pertama,” ucap Dwintha di UM Bandung pada Selasa (25/08/2026).

Dekan menilai kelulusan seratus persen dalam Ukomnas PDPA menjadi capaian yang patut disyukuri. Terlebih, hasil tersebut diraih oleh angkatan pertama PSPPA UM Bandung yang masih dalam tahap awal membangun tradisi pendidikan profesi apoteker.

Dwintha menegaskan, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan berbagai unsur di lingkungan universitas dan Fakultas Farmasi. Mulai dari pimpinan, tenaga kependidikan, laboran, hingga dukungan sarana dan prasarana turut menjadi bagian dari proses yang mengantarkan mahasiswa meraih hasil terbaik.

“Tidak hanya itu, berkat seluruh pimpinan, pemeran standar, tendik, laboran, sarpras, dan seluruh pihak lainnya menjadi pendukung atas keberhasilan mahasiswa mengikuti Ukomnas dengan baik,” imbuhnya.

Bagi Dwintha, capaian tersebut bukan sekadar prestasi akademik, tetapi menjadi pijakan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas PSPPA UM Bandung. Dia berharap keberhasilan tersebut dapat dipertahankan secara konsisten pada angkatan-angkatan berikutnya.

Lebih dari itu, dia ingin kelulusan mahasiswa PSPPA menjadi awal dari pengabdian yang lebih luas. Kompetensi kefarmasian yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk mengabdikan ilmu dan kompetensi kefarmasian secara profesional, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tandasnya.

Semangat tersebut menjadi penting karena profesi apoteker memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kelulusan ujian. Namun, dari sejauh mana ilmu dan kompetensi yang dimiliki mampu dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Saat ini UM Bandung masih membuka pendaftaran calon mahasiswa baru gelombang ketiga hingga 20 September 2026. Kesempatan ini terbuka bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, termasuk mengembangkan kompetensi profesional di bidang kefarmasian.

Berdiri pada 2016, UM Bandung sudah terakreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT. Kampus yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, ini memiliki lima fakultas dengan 18 prodi sarjana, dua program magister, dan satu program profesi apoteker.

Capaian seratus persen kelulusan Ukomnas PDPA mahasiswa PSPPA angkatan pertama ini menjadi bukti bahwa sebuah proses pendidikan dapat tumbuh melalui ikhtiar, kolaborasi, dan komitmen menjaga mutu.

Keberhasilan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi kampus. Namun, berlanjut menjadi kemanfaatan bagi masyarakat melalui lahirnya apoteker yang kompeten, profesional, dan berintegritas.***(FA/FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebuah langkah strategis dalam pemberdayaan ekonomi umat kembali teruk....

Suara Muhammadiyah

9 July 2025

Berita

SUKAMARA, Suara Muhammadiyah - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, LAZISMU Sukamara bersinergi den....

Suara Muhammadiyah

25 May 2026

Berita

ACEH, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menyelenggarakan ....

Suara Muhammadiyah

26 July 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Studi Pendidikan Program Doktor Pendidikan Fakultas Ke....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

MESIR, Suara Muhammadiyah - Komitmen kemanusiaan dalam agenda Join Action for Palestine 4 bahwa Lazi....

Suara Muhammadiyah

4 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah