Cinematology 2.0 KPI UM Bandung Jadi Panggung Istimewa

Publish

29 July 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
638
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses mengadakan Pemutaran Film dengan tema ”Cinematology 2.0: Membaca Realitas Melalui Layar” pada Kamis (24/07/2025).

Acara yang menampilkan film-film hasil karya mahasiswa Prodi KPI itu berlangsung di Gedung Bandung Creative Hub, Kota Bandung, Jawa Barat.

Ketua Pelaksana Ahmad Fauzi Abdul mengatakan bahwa pada kegiatan tersebut menampilkan berbagai film dari mahasiswa Prodi KPI semester 4 dan semester 6. ”Pada kegiatan kali ini kita menampilkan 12 film. Untuk mahasiswa semester 4 itu tiga film dan semester 6 itu sembilan film,” ucap Ahmad.

Tidak sekadar seremonial dan nonton bareng, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata bagi mahasiswa dalam menampilkan film yang dibuat. ”Selain karena tugas ujian akhir semester, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi screening film-film yang dibuat oleh para mahasiswa,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ahmad berharap agar kegiatan tersebut dapat terus diadakan setiap tahunnya. ”Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut bahkan sampai 10.0 dan acaranya pun tentu menjadi lebih baik lagi,” imbuh Ahmad.

Sementara itu, Ketua Prodi KPI UM Bandung Dr Rahmat Alamsyah MAg sangat mengapresiasi hasil film yang dibuat oleh para mahasiswa. ”Saya sangat mengapresiasi karya-karya monumental ini yang diciptakan oleh para mahasiswa,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan bahwa unsur film memiliki dua unsur, yaitu unsur naratif dan unsur sinematik. ”Kedua unsur yang menjadi basic ilmu dalam sebuah perfilman ini tidak kita dapatkan secara khusus di bangku perkuliahan,” ungkap Rahmat.

Menurutnya jika film memunculkan dua unsur tersebut, maka sebuah film bisa dirasakan oleh para penonton. ”Ilmu yang mempelajari dua unsur ini, seperti pesan, penciptaan karakter, visual, kita harus dapatkan untuk menciptakan film yang dapat dirasakan oleh penonton,” tanggapnya.

Pesan dalam sebuah film pun menurutnya harus disampaikan secara kuat oleh para pembuat film agar sampai kepada penonton. ”Ketika sebuah film itu bisa menyampaikan pesan yang pas, maka film itu dianggap berhasil,” tandasnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga diadakan penandatanganan naskah kerja sama (MoU) antara program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UM Bandung dengan BSM Entertainment.*(FK)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menggelar pe....

Suara Muhammadiyah

1 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, kabar duka datang d....

Suara Muhammadiyah

18 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perkembangan teknologi metaverse mulai dilirik oleh pelaku Usa....

Suara Muhammadiyah

9 September 2025

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pelatihan kader lansia day care ‘Aisyiyah Aceh sukses dilaksa....

Suara Muhammadiyah

2 December 2024

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (....

Suara Muhammadiyah

30 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah