Dari Persahabatan ke Dakwah Global, PCIM Hungaria Perkenalkan Semangat Islam Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

18 October 2026

172
Istimewa

Istimewa

HUNGARIA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Hungaria berkolaborasi dengan Doctoral School of Management and Business Administration, John von Neumann University, Hungary menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Beyond Motivation: Turning Ideas Into Impact” dengan tema “Motivation and Academic Writing” di Budapest, Hungaria, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung di John von Neumann University, Hungary tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengembangan diri, dan persahabatan lintas bangsa sekaligus bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi Muhammadiyah di Hungaria secara khusus dan kawasan Eropa Tengah dan Timur secara umum.

Acara ini menghadirkan dua akademisi, yakni Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, M.M. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Dr. Majang Palupi, BBA., MBA., CPHCM. dari Universitas Islam Indonesia. Prof. Dr. Anna DUNAY dan Prof. Dr. Csaba Bálint ILLÉS dari John von Neumann University, Hungary ikut menyambut dan memberi sambutan. Mereka berharap kegiatan-kegiatan lainnya dapat dikolaborasikan dengan kampus mereka.

Selain warga dan simpatisan Muhammadiyah di Hungaria, kegiatan ini juga diikuti sejumlah mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di negara tersebut, serta peserta dari negara-negara sekitar Hungaria, seperti Slovakia dan Rumania. Kehadiran mereka membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun jejaring lintas negara.

Dari Pola Pikir Bertumbuh hingga Gagasan Penelitian

Dalam materi Growth Mindset and Motivation, Prof. Heru mengangkat pentingnya pola pikir bertumbuh (growth mindset) dalam pengembangan diri. Melalui pola pikir tersebut, tantangan dipandang sebagai kesempatan belajar, sementara kegagalan dan kritik dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus berkembang.

Materi tersebut juga menyoroti bahwa motivasi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada dorongan dari luar, tetapi turut dipengaruhi oleh kemandirian dalam menentukan tujuan, perkembangan kompetensi, serta hubungan sosial yang mendukung proses belajar.

Pada pembahasan Research Gap and Idea, Prof. Heru menguraikan langkah-langkah mengembangkan gagasan penelitian, mulai dari mengamati fenomena, menelaah literatur, mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap), hingga merumuskan masalah dan menentukan kontribusi penelitian.

Salah satu pesan penting dalam materi tersebut adalah bahwa gagasan penelitian yang baik tidak cukup hanya mengangkat topik yang belum pernah diteliti. Penelitian juga harus memiliki persoalan yang penting, memungkinkan untuk dilaksanakan, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun praktik.

Pembahasan ini sejalan dengan semangat Beyond Motivation: Turning Ideas Into Impact, yakni mendorong peserta untuk tidak berhenti pada motivasi dan gagasan, tetapi mengembangkannya menjadi langkah dan karya yang bermanfaat.

Persahabatan Jadi Jalan Mengenal Muhammadiyah

Di luar pembahasan akademik, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman menarik bagi mahasiswa internasional. Mereka berkesempatan mengenal Islam dan Muhammadiyah melalui interaksi langsung dengan warga dan simpatisan Muhammadiyah.

Salah satu mahasiswa internasional, Ernest Kwame Adiwokor, mengaku memperoleh wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya mendapatkan informasi kegiatan ini dari kampus. Banyak hal menarik yang saya dapatkan, terutama tentang bagaimana mengembangkan ide penelitian. Saya juga senang karena melalui kegiatan ini bisa mulai mengenal Islam dan Muhammadiyah serta merasakan keramahan orang-orang di dalamnya,” ungkap Ernest Kwame Adiwokor.

Cerita berbeda datang dari Chen Jieyuan. Ketertarikannya mengikuti kegiatan justru bermula dari hubungan pertemanan dengan beberapa warga Muhammadiyah di lingkungan kampus.

“Awalnya saya tertarik datang karena memiliki beberapa teman di kampus yang sangat baik kepada saya dan mengajak saya mengikuti kegiatan ini. Saya jadi punya kesempatan mengenal Islam dan Muhammadiyah lebih dekat. Senang juga bisa bertemu banyak orang baru dan memperluas pertemanan,” ujar Chen Jieyuan.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PCIM Hungaria, Try Hardyanthi, menilai pengalaman tersebut menunjukkan bahwa hubungan personal dan komunikasi lintas budaya memiliki peran penting dalam memperkenalkan Muhammadiyah kepada masyarakat internasional.

“Orang bisa mengenal Muhammadiyah dari pengalaman mereka sendiri, termasuk melalui pertemanan. Ketika ada ruang untuk bertemu dan berdiskusi, pemahaman itu bisa tumbuh secara alami,” ujar Try Hardyanthi.

Menurutnya, pengenalan Islam dan Muhammadiyah di Hungaria juga dibangun melalui hubungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat setempat. Persahabatan di lingkungan kampus, interaksi di tempat kerja, hingga perjumpaan dalam kehidupan sehari-hari menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai Islam Berkemajuan.

Hubungan yang terbangun secara personal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Muhammadiyah melalui pengalaman langsung.

Kolaborasi Akademik dan Internasionalisasi Muhammadiyah

Ketua PCIM Hungaria, Ahmad Harakan, menyampaikan apresiasi atas kesediaan John von Neumann University berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut serta dukungan dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

“Kami berterima kasih kepada John von Neumann University atas kolaborasinya dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atas dukungannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap Muhammadiyah semakin dikenal lewat kontribusi nyata, jejaring internasional, dan nilai-nilai Islam Berkemajuan,” ujar Ahmad Harakan.

Menurutnya, internasionalisasi Muhammadiyah tidak semata-mata berkaitan dengan perluasan jaringan organisasi, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Islam Berkemajuan dapat hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai negara.

Semangat tersebut sejalan dengan Risalah Islam Berkemajuan yang menempatkan dakwah pencerahan dalam orientasi keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal.

Sementara itu, Sekretaris PCIM Hungaria, Hardianti Laduppa, menjelaskan bahwa pengembangan organisasi ke depan juga diarahkan untuk menjangkau kebutuhan warga dan simpatisan Muhammadiyah dengan latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, akademisi, pekerja profesional, hingga keluarga Indonesia yang menetap di Hungaria.

“Kami sedang membangun database dan menghimpun aspirasi warga agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan. PCIM Hungaria harus menjadi ruang bersama, tempat setiap orang bisa terlibat dan memberikan kontribusi,” ujar Hardianti Laduppa.

Menurutnya, selain kegiatan akademik, sejumlah agenda tengah disiapkan, antara lain pembinaan keislaman, penguatan silaturahmi, pengembangan kapasitas profesional, kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas dan lembaga.

Secara geografis, Hungaria berada di kawasan Central and Eastern Europe (CEE), atau Eropa Tengah dan Timur. Posisi tersebut membuka peluang bagi PCIM Hungaria untuk memperluas jejaring persyarikatan dan membangun kolaborasi lintas negara.

Kehadiran peserta dari Slovakia dan Rumania dalam kegiatan ini turut menggambarkan potensi pengembangan hubungan lintas negara melalui kegiatan akademik, sosial, dan kebudayaan.

Kolaborasi PCIM Hungaria dan John von Neumann University dalam penyelenggaraan Beyond Motivation: Turning Ideas Into Impact, menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan ruang perjumpaan akademik dan lintas budaya yang terbuka bagi berbagai kalangan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) resmi membuka Program Pen....

Suara Muhammadiyah

12 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Madrasah Mu`allimin Muhammadiyah Yogyakarta menerima kunjungan dari....

Suara Muhammadiyah

22 April 2024

Berita

BANTUL-SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro (SMK MBali) terus memperkuat posisinya sebagai sekolah unggu....

Suara Muhammadiyah

10 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai “Sekolah Kader Muhammadiyah dan Pemimpin Bangsa&....

Suara Muhammadiyah

20 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali mencatatkan....

Suara Muhammadiyah

8 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah