Deep Learning untuk Meningkatkan Daya Nalar Siswa Indonesia

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

753
Seminar dan Sosialisasi Deep Learning dan TKA yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik

Seminar dan Sosialisasi Deep Learning dan TKA yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik

GRESIK, Suara Muhammadiyah – Didik Suhardi, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan Kemendikdasmen RI menegaskan, mengapa harus menggunakan pendekatan pembelajaran Deep Learning. Menurutnya ada beberapa masalah krusial dan mendasar terkait daya nalar anak-anak Indonesia yang masih rendah menurut pengukuran PISA (Programme for International Student Assessment). Hasilnya, pada tahun 2022, daya nalar anak-anak Indonesia mengalami penurunan secara signifikan. Sehingga dibutuhkan pendekatan pembelajaran di kelas yang dapat memberi solusi terhadap problem tersebut. 

“Ini menunjukkan bahwa kita perlu bekerja keras untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia,” ujarnya dalam acara Seminar dan Sosialisasi Deep Learning dan TKA yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). 

Menurutnya, baru 1 persen anak Indonesia yang memiliki daya nalar tinggi, 99 persen sisanya masih memiliki daya nalar tergolong rendah. Salah satu yang menjadi penyebab hasil tersebut menurut Ketua Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah adalah pendekatan pembelajaran di dalam kelas yang kurang relevan. 

“Sebenarnya kita tidak terlalu pusing dengan kurikulum, tapi yang kita pikirkan adalah bagaimana proses belajar mengajar, pendekatan pembelajaran di kelas yang harus diubah,” tegasnya. 

Dalam hal ini, pendekatan pembelajaran yang kontekstual menjadi penting agar kemampuan bernalar anak Indonesia dapat terus ditingkatkan, dari bernalar rendak menuju ke bernalar tinggi. Hemat Didik, upaya ini tidak bisa jika hanya dilakukan di dalam kelas yang memiliki waktu sangat terbatas. Guru dalam hal ini menjadi faktor kunci dalam suksesi pembelajar di kelas yang relevan dan kegiatan pendukung di luar kelas. 

Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah adalah terkait dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Keterkaitan keduanya, antara Deep Learning dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sangat erat. Saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. 

“Oleh karena itu bapak ibu guru kepala sekolah sekalian, saya mohon betul, mari program ini kita lakukan dengan baik. Kebijakan-kebijakan yang keluarkan oleh kementerian ini ujung tombaknya ada di sekolah,” paparnya. (diko)

 

 

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) kembali....

Suara Muhammadiyah

13 April 2026

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) resmi memperoleh izi....

Suara Muhammadiyah

1 July 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals....

Suara Muhammadiyah

12 October 2024

Berita

PEMATANGSIANTAR, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah Silimakuta, Pematang Siant....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Berita

  SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Turnamen Nasional I Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Sura....

Suara Muhammadiyah

27 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah