Dengan Bertakwa secara Serius, Profit yang Didapatkan Tidak Kaleng-kaleng

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

889
Dr (HC) Adi Hidayat, LC., MA., PhD. Foto: Rief

Dr (HC) Adi Hidayat, LC., MA., PhD. Foto: Rief

BATU, Suara Muhammadiyah - Takwa menjadi bagian integral dalam kehidupan umat Islam. Karena itu, umat Islam harus bertakwa kepada Allah dengan serius dan sebenar-benarnya.

Itu sekelumit hal yang disampaikan Ustadz Adi Hidayat, Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Tabligh Akbar di Masjid At-Taqwa Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (24/10).

"Mengapa harus bertakwa dengan serius? Adakah di antara kita ada yang melakukannya?" tanya Ustadz Adi.

Keseriusan perintah Allah lewat Qs ali-Imran ayat 104, memberikan penekanan bahwa, takwa tidak boleh dialpakan begitu saja. Bahkan, bila sedikit menyusut, mesti ditingkatkan kembali.

"Siapa pun di antara kita tak peduli jabatannya, jenis kelaminnya, tua mudanya, dia konsisten meningkatkan takwa kepada Allah sampai kapan pun ditingkatkan, Allah akan memberikan solusi pada semua persoalan pada hidupnya," jelasnya.

Menurut Ustadz Adi, persoalan adalah keniscayaan dalam kehidupan. "Tidak ada orang yang hidup tidak ada masalah, tidak ada," tegasnya. Karena sepanjang hidup di muka bumi, persoalan akan diberikan dari Allah.

"Sebagai bentuk ujian kita. Ujian itu diberikan untuk meningkatkan kualitas hidupnya," bebernya.

Kenapa harus diuji? Sementara, ujian itu tolok ukurnya berbeda-beda. "Diberikan oleh Allah ujian sesuai kemampuan kita supaya kualitas hidup bertambahnya," ujarnya.

Bahkan, dipertegas Ustadz Adi, dengan semakin bertambahnya takwanya, maka akan dipastikan mendapat banyak keuntungan. Salah satunya mendapat rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

"Itu tergantung takwanya. Semakin meningkat takwanya, bahkan ada orang belum meminta Allah sudah berikan. Belum minta sudah disiapkan," jelasnya.

Di sinilah relevansinya ketakwaan seseorang. Selain daripada tersebut di atas, Ustadz Adi menambahkan, orang yang bertakwa dengan serius, meniscayakan terjadinya eskalasi pengetahuan dengan sangat cepat.

"Ketika iman naik, takwanya naik, maka ilmu pun akan diberikan oleh Allah," tandasnya. 

Maka, di situlah letak elan vital ketakwaan. Yang pada saat bersamaan, juga akan melahirkan kebahagiaan. "Apa pun pekerjaannya, apa pun profesinya, dan supaya dengan profesinya itu dibawa dalam kehidupannya," pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - bertempat di Gedung Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakar....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

Bahas Inovasi Keselamatan Kesehatan dan Sistem Pembelajaran Transformatif di Bidang Kesehatan  ....

Suara Muhammadiyah

27 October 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyambut hangat ked....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Al-Qur’an yang dilaunching 17 Ramadhan dihadirkan sebagai....

Suara Muhammadiyah

14 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 H j....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah