Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah Luncurkan GembiraMu

Suara Muhammadiyah

14 May 2026

288

Perkuat Gerakan Pendidikan  Inklusif untuk Generasi Emas

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menyelenggarakan Workshop dan Soft Launching GembiraMu (Gerakan Pendidikan Inklusif untuk Generasi Emas Muhammadiyah) pada 13–14 Mei 2026 secara hybrid di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat pendidikan inklusif yang adil, responsif, dan berkelanjutan.

Program GembiraMu hadir sebagai bentuk komitmen Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan yang terbuka bagi seluruh peserta didik dengan beragam kebutuhan belajar. Melalui jaringan sekolah, madrasah, komunitas belajar, organisasi otonom, hingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah, gerakan ini diharapkan mampu memperkuat implementasi pendidikan inklusif secara sistemik dan kolaboratif.

Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah menegaskan bahwa pendidikan inklusif tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga membutuhkan penguatan pemahaman seluruh elemen pendukung pendidikan. Menurutnya, edukasi kepada orang tua dan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun budaya inklusif. Selain itu, diperlukan pula pendidikan toleransi dan sikap saling menghormati sejak dini kepada anak-anak, serta penguatan kapasitas guru agar mampu memberikan layanan pendidikan yang ramah bagi semua peserta didik.

Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari kolaborasi strategis Muhammadiyah bersama INOVASI Australia–Indonesia dalam pengembangan pendidikan inklusi. Dalam kerja sama ini telah dikembangkan Modul Pendidikan Inklusi Berjenjang mulai dari tingkat dasar, lanjut, hingga mahir sebagai fondasi penguatan kapasitas guru, kepala sekolah, fasilitator, dan berbagai aktor pendidikan lainnya.

Workshop dan soft launching GembiraMu akan menjadi ruang edukasi awal sekaligus forum advokasi kelembagaan untuk membangun pemahaman bersama mengenai arah pendidikan inklusif di lingkungan Muhammadiyah. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi tantangan, kebutuhan, potensi, dan kesiapan awal implementasi pendidikan inklusi di sekolah dan madrasah Muhammadiyah.

Menurut Dien Malik, GembiraMu bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang ramah, setara, dan berkeadilan bagi seluruh peserta didik.

“Pendidikan inklusif harus menjadi bagian dari budaya pendidikan Muhammadiyah. Semua anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan terbaik sesuai kebutuhan dan potensinya. Melalui GembiraMu, kami ingin membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dien Malik menambahkan bahwa Muhammadiyah memiliki kekuatan besar melalui jaringan sekolah, madrasah, perguruan tinggi, komunitas belajar, dan organisasi otonom yang dapat menjadi fondasi pengembangan pendidikan inklusif secara nasional.

“Kami berharap GembiraMu menjadi gerakan yang mampu memperkuat kesadaran bersama bahwa pendidikan bermutu harus dapat diakses oleh semua anak tanpa terkecuali. Ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan,” tambahnya.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada penyelarasan arah gerakan, penguatan komitmen kelembagaan, serta diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion) terkait praktik pendidikan inklusif di lingkungan Muhammadiyah. Sementara pada hari kedua, agenda diarahkan pada penguatan jejaring, strategi advokasi, pengembangan komunitas belajar, dan arah tindak lanjut Gerakan Pendidikan Inklusif Muhammadiyah.

Peserta kegiatan terdiri atas unsur pimpinan Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, penggiat pendidikan inklusi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, tim Pendidikan Inklusi INOVASI Australia–Indonesia, perwakilan sekolah dan madrasah Muhammadiyah, komunitas belajar, serta Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Kegiatan juga akan diikuti secara virtual melalui Zoom oleh anggota Majelis Dikdasmen & PNF dari berbagai daerah.

Melalui pencanangan GembiraMu, Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah berharap lahir penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua. Gerakan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi, advokasi, dan pengembangan ekosistem pendidikan inklusif Muhammadiyah secara bertahap, adaptif, dan berkelanjutan menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia. (Hendra Apriyadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menerima kehormatan sebag....

Suara Muhammadiyah

8 January 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah (UM) Ban....

Suara Muhammadiyah

17 October 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah – Menyigi denyut nadi kesejarahan kiprah relawan kebencanaan Muha....

Suara Muhammadiyah

22 May 2026

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Suasana kampus Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mendadak riuh ....

Suara Muhammadiyah

14 October 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Tidak lupa kacang akan kulitnya,  Menteri Pendidikan Dasar dan M....

Suara Muhammadiyah

11 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah