KLATEN, Suara Muhammadiyah – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten. Direktur RSU PKU Muhammadiyah Jatinom, dr Nur Haryadi, meninggal dunia pada usia 58 tahun, Selasa (21/7).
Keluarga besar PDM Klaten melalui unggahan resminya menyampaikan ungkapan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum. PDM Klaten mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima, diampuni seluruh dosanya, dan ditempatkan di sisi Allah SWT dengan penuh kebaikan.
Semasa hidupnya, dr Nur Haryadi dikenal sebagai sosok pemimpin yang ramah dan konsisten dalam mengelola RSU PKU Muhammadiyah Jatinom.
"dr Nur Haryadi sosok yang baik dan memiliki komitmen serta dedikasi terhadap dakwah di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah dan Pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah dalam hal ini RSU PKU Muhammadiyah Jatinom,” kenang Muhammad Hidayat, Sekretaris PCM Jatinom.
Di bawah kepemimpinannya, RSU tipe C tersebut terus menunjukkan perkembangan positif dan performa pelayanan yang semakin baik bagi masyarakat.
“Dedikasi almarhum dalam memajukan institusi kesehatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi rekan sejawat dan keluarga besar Muhammadiyah,” ujar Hidayat.
Almarhum meninggalkan seorang istri, dr Rita Indrihastuti, dua orang putra yakni Alya' Laudza dan Muhammad Dliyaul Haq, seorang menantu Afianto Adi Wicaksono, serta seorang cucu bernama Mahesyara Adhi Manggala Wicaksono.
Berdasarkan informasi yang diterima Redaksi Suara Muhammadiyah, Almarhum mengembuskan napas terakhir pada pukul 08.15 WIB. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung, Selasa (21/7).
Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Winong Baru, RT 02/RW 21, Desa Winong, Kabupaten Boyolali menuju Sasonoloyo Pemakaman Muslim Kiringan, Boyolali.

