SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus alumni Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, Fahrul Rozi, M.Pd., ditunjuk dan dilantik sebagai kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Program Khusus (PK) Gemolong, Sragen pada Rabu, (4/3). Penunjukan tersebut dilakukan setelah melalui proses seleksi dan pertimbangan yang dilakukan oleh Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gemolong.
Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal PCM Gemolong, Wiyono S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat tiga hingga empat kandidat yang dipertimbangkan untuk memimpin lembaga pendidikan tersebut. Namun, majelis memiliki sejumlah kriteria khusus dalam menentukan seorang pemimpin sekolah.
Menurutnya, seorang leader harus memiliki cara berpikir global serta menguasai empat kompetensi utama yang dikenal dengan konsep 4C, yaitu creativity, critical thinking, communication, dan collaboration.
Dalam proses wawancara dan pemaparan gagasan, Fahrul Rozi dinilai mampu memenuhi seluruh kriteria tersebut. “Kreativitasnya terlihat dari ide-ide yang disampaikan ketika proses wawancara berlangsung. Sementara itu, kemampuan critical thinking dinilai dari bagaimana ia memaparkan arah dan visi masa depan MIM Gemolong,” ujar Wiyono, Kamis (5/3).
Wiyono juga mengungkapkan bahwa Fahrul Rozi menyampaikan satu proposal yang berisi visi, misi, target, serta strategi pengembangan sekolah ke depan. Proposal tersebut juga memuat berbagai model program yang akan digerakkan di MIM Gemolong.
Dari berbagai pertimbangan tersebut, Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal PCM Gemolong akhirnya memutuskan untuk menetapkan Fahrul Rozi sebagai kepala sekolah. Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah yang dilaksanakan di Masjid Jasmin.
Menurut Wiyono, harapan dari penunjukan kepala sekolah ini adalah seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga administrasi, dapat berjalan dalam satu visi dan satu tujuan yang sama.
“MIM PK Gemolong memiliki cita-cita untuk menciptakan generasi yang berakhlak Qur’ani dan berkarakter Islami. Nilai tersebut akan menjadi identitas utama yang ditawarkan kepada masyarakat. Harapan kami dari kepala sekolah, guru, admin, semuanya satu kata, satu visi, kemudian mewujudkan dari visi dan misi yang kami angkat di situ,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa jika pada tahun pertama keberadaan sekolah ini mampu menunjukkan kualitas kepada masyarakat, khususnya melalui siswa kelas satu, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya.
“Seandainya kelas satu ini nanti sudah bisa kita tunjukkan kepada masyarakat, mereka akan berbondong-bondong menjadi pilihan pertama dari sekolah yang diharapkan oleh orang tua,” pungkasnya.
Sementara itu, Fahrul Rozi selaku Kepala Sekolah MIM PK Gemolong, menyampaikan komitmen besarnya dalam mengupayakan agar sekolah bisa berjalan dan berkembang menebar kebermanfaatan bagi umat dengan menyelenggarakan program unggulan yang berorientasi pada spiritualitas.
“Adanya kompetensi akademik dan bahasa, kemampuan IT serta penanaman adab sejak dini kepada setiap murid, agar menjadi generasi yang berakhlak qur'ani dan berkarakter islami. Meskipun banyak keresahan kita terhadap perkembangan generasi dan juga kemerosotan moral hari ini, harus tetap kita usahakan bersama untuk menjadi lebih baik untuk membangun komitmen dan semangat berkemajuan di MIM PK Gemolong Kita,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, PCM Gemolong berharap MIM Gemolong dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki karakter Islami dan siap menghadapi tantangan masa depan. (dwi)

