CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ekstrakurikuler Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di sekolah negeri terbukti mampu menunjukkan taji dan daya saing yang luar biasa. Hal ini dibuktikan oleh para siswa SMP Negeri 1 Nusawungu yang berhasil mengukir prestasi memukau pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Tapak Suci Tingkat Kabupaten Cilacap, pada Sabtu-Ahad (29-30/9/2026).
Kejuaraan yang berlangsung di Padepokan IPSI Kabupaten Cilacap ini menjadi pembuktian bahwa ekstrakurikuler berbasis seni beladiri tradisional dan pembentukan karakter ini diminati serta didukung penuh di lingkungan sekolah negeri.
"Tidak tanggung-tanggung, kontingen atlet muda Spensanus berhasil memboyong 16 piala dan medali kebanggaan dari berbagai kelas pertandingan. Keberhasilan ini disambut hangat oleh seluruh civitas akademika saat penyerahan piala dan apresiasi di lapangan utama SMPN 1 Nusawungu," jelas pelatih Ekstrakurikuler Tapak Suci SMPN 1 Nusawungu, M. Rezza Tio Samhong.
Adapun daftar siswa-siswi SMPN 1 Nusawungu yang berhasil meraih prestasi pada Kejurda Tapak Suci Kabupaten Cilacap di antaranya:
Peraih Juara 1:
Berliana Nazwa S. – Kelas I (57 kg)
Eka Ayu Ramadani – Kelas H (53 kg)
Khoerunnisa Damarani Wijaya – Kelas D (42 kg)
Nabila Zahran – Kelas F (46 kg)
Peraih Juara 2:
Dian Triyunita – Kelas D (42 kg)
Salma Ayu T. – Kelas B (34 kg)
Chika Ibnatun Afifah – Kelas I (56 kg)
Assyifa Nur H. – Kelas E (44 kg)
Alifatul 'Uzma – Kelas H (54 kg)
Naufal Zacky Arrahman – Kelas E (43 kg)
Peraih Juara 3:
Aisyah Zahwa Al Husna – Kelas G (48 kg)
Griselda Kinara S. – Kelas D (42 kg)
Joan Zahra Aulia – Kelas G (50 kg)
Arka Gesit Novano – Kelas E (44 kg)
Ibra Raditya – Kelas G (49 kg)
Anhar Andreansyah – Kelas I (56 kg)
Kehadiran dan perkembangan pesat Tapak Suci di SMPN 1 Nusawungu memberikan warna positif tersendiri. Sebagai sekolah negeri, Spensanus secara terbuka memberikan ruang seluas-luasnya bagi para siswa untuk menggembleng fisik, mental, dan karakter kepemimpinan.
"Bahkan Tapak Suci SPENSANUS adalah kontingen terbanyak mengirimkan atlet dibanding sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Cilacap,' katanya.
Kepala SMPN 1 Nusawungu, Kasirin memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para siswa dan pembina Tapak Suci. Beliau menegaskan pentingnya keberadaan ekstrakurikuler ini dalam membentuk mental dan kepribadian peserta didik.
"Dengan adanya Tapak Suci di SMPN 1 Nusawungu, ini menjadikan siswa lebih disiplin, mampu mengantisipasi serta mengatasi kenakalan murid, dan menjadikan murid memiliki kepribadian yang kuat. Selain itu, kegiatan ini sangat mendukung prestasi sekolah melalui partisipasi aktif di berbagai kejuaraan," ungkapnya.
Capaian gemilang ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa-siswi lainnya di SMPN 1 Nusawungu untuk terus berprestasi. "Membuktikan bahwa keberadaan Tapak Suci di sekolah negeri mampu melahirkan generasi yang bertakwa, berakhlak mulia, tangguh, dan berprestasi," pungkasnya. (Wasis)

