Gembleng Calon Pemimpin Bangsa, Ribuan Peserta Padati Kemah Santri Muhammadiyah di Coban Rondo

Suara Muhammadiyah

22 September 2026

202
Kemah Santri Muhammadiyah 2026

Kemah Santri Muhammadiyah 2026

MALANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi membuka perhelatan akbar Kemah Santri Muhammadiyah (KSM) Tingkat Nasional ke-2 di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang, Senin (21/9). Melibatkan 1.500 peserta dari berbagai penjuru Nusantara, agenda ini dirancang secara strategis untuk mencetak kader pemimpin bangsa yang berkarakter tangguh, disiplin, mandiri, dan kaya akan prestasi.

Kegiatan yang berlangsung hingga 24 September 2026 ini mempertemukan 125 regu utusan Pesantren Muhammadiyah serta Muhammadiyah/‘Aisyiyah Boarding School (MBS/ABS) se-Indonesia. Agenda ini bukan sekadar ajang berkumpul biasa, melainkan sebuah wahana sinergi lintas-kader yang mewarisi spirit kepanduan Hizbul Wathan (HW). Tujuannya terfokus pada upaya membangun jejaring kepesantrenan yang solid sekaligus memperkuat komitmen keislaman dan keindonesiaan di kalangan generasi muda persyarikatan.

Membuka acara tersebut, Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Izul Muslimin, S.IP., menyatakan bahwa generasi muda saat ini harus menyadari posisi strategis mereka sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang dengan membekali diri melalui empat fondasi utama, yakni iman, akhlak, ilmu, dan kekuatan fisik.

"Insyaallah dengan empat modal itu, adik-adik nanti akan menjadi orang hebat. Orang besar adalah orang yang akan membawa dirinya dan umatnya menuju kebangkitan dan kejayaan," tegasnyadi hadapan ribuan santri.

Izul sapaan akrabnya juga mengingatkan kembali rekam jejak historis persyarikatan yang telah melahirkan setidaknya 23 pahlawan nasional, sehingga para santri diharapkan memiliki rasa percaya diri dan determinasi tinggi untuk meneruskan perjuangan tokoh-tokoh besar tersebut tanpa pantang menyerah.

"Sebagai kader Muhammadiyah, kita harus siap menyongsong masa depan. Kalau para pendahulu kita berhasil memimpin bangsa ini dan menjadi pahlawan nasional, maka kita tidak boleh kalah dengan beliau-beliau itu," imbuhnya.

Selain menjadi ajang silaturahim, KSM tingkat nasional kali ini diisi dengan pameran pendidikan pesantren, gelar ekonomi kreatif, perlombaan, hingga aneka kegiatan ketangkasan kepanduan HW. Metode kepanduan ini dinilai sangat efektif untuk mendidik santri menjadi pribadi muslim yang memiliki akidah kuat serta siap mempraktikkan nilai gotong-royong. Kualitas pesantren Muhammadiyah juga ditargetkan semakin meningkat, modern, dan progresif melalui pertukaran pengalaman antarpengelola pesantren selama perkemahan berlangsung.

Penyelenggaraan KSM Nasional ke-2 ini diharapkan terus menjadi kawah candradimuka bagi para penerus tongkat estafet dakwah. Melalui semangat ber-fastabiqul khairat, para santri tidak sekadar didorong untuk memenangkan kompetisi, melainkan bersiap menjadi patriot sejati penopang gerakan kesemestaan Muhammadiyah dalam menebar rahmat di kancah global. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelepasan dan pem....

Suara Muhammadiyah

19 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebuah langkah mulia untuk membantu para pendidik terbebas dari jer....

Suara Muhammadiyah

25 March 2025

Berita

JOHOR BARU, Suara Muhammadiyah - Tim dosen Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menunjukkan k....

Suara Muhammadiyah

24 July 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1446 H, Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

Jika Lolos Bakal Buka S1 Ilmu Hukum dan Ilmu Psikologi MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Univers....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah