PALU, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Palu, Rabu-Kamis (7-8/1).
Selama dua hari, Agus mengisi kegiatan Baitul Arqam Dosen yang berlangsung di Aula Rektorat. Dan, Leadership & Management Training (LMT) di GBK (Gedung Banua Kaili) Rusdy Toana Unismuh Palu.
Terkait dengan Baitul Arqam ini, secara khusus Agus menegaskan pentingnya komitmen para dosen baru untuk berkhidmat di Persyarikatan melalui jalur pendidikan di Unismuh Palu.
“Kita tekankan kepada dosen baru agar betul-betul fokus menuju kampus yang unggul,” tutur Agus saat dimintai keterangan oleh Jurnalis Suara Muhammadiyah.
Upaya yang mesti dilakukan, kata Agus, yakni mempersiapkan jenjang pengembangan sumber daya manusia secara matang dan terencana.
“Dosen-dosen baru ini harus mempersiapkan jenjang pengembangan SDM-nya dengan baik, dikomunikasikan dengan pimpinan,” ujarnya.
Bersamaan dengan itu, perlu disokong dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Menurut Agus, dua variabel ini tidak boleh terkelupas dari para dosen di Muhammadiyah.
“Karena sebagai ciri khas dari gerakan kita. Dan sebagai basis dalam pengembangan keilmuan kampus,” jelasnya.
Sementara, dalam LMT, disebut Agus sebagai pelatihan fungsional kepemimpinan. “Dan juga peneguhan ideologi bagi para pimpinan,” ucapnya.
Bersamaan dengan itu, Agus turut mendorong agar perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiya, lebih-lebih di Unismuh Palu ini harus tumbuh dan maju bersama. “Jika kampus maju, maka Persyarikatan pun juga akan maju,” tegasnya.
Bahkan, Agus menilai, Unismuh Palu ini terus menunjukkan geliatnya kemajuan yang sangat positif. Karena itu, ia mengajak seluruh civitas akademika harus bekerja bersama-sama untuk memajukan kampus.
“Percepatannya luar biasa setelah Fakultas Kedokteran ini mendapatkan izin terus rumah sakitnya juga berkembang. Kita berharap di 2027 sudah mudah-mudahan sudah unggul,” tandasnya. (Cris)

