Haedar Nashir Ajak Perkuat Makna Kebahagiaan di Bulan Syawal

Suara Muhammadiyah

18 March 2026

871
Buka Puasa Bersama

Buka Puasa Bersama

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat Legi, 20 Maret 2026. Kepastian tersebut, menurutnya, bukan keputusan instan, melainkan hasil proses panjang berbasis ijtihad yang sejalan dengan perkembangan sains.

“Keputusan ini memiliki dasar hukum dan keilmuan yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Haedar dalam acara buka puasa bersama karyawan Suara Muhammadiyah di Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan bahwa puasa Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sarana “olah jiwa” untuk menyeimbangkan hubungan manusia dengan dunia. “Kita mengambil jarak dari urusan dunia, tetapi jangan sampai menjauhi dunia sepenuhnya,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya memaknai pekerjaan sebagai bentuk pengabdian. Bagi Haedar, Suara Muhammadiyah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang berkhidmat yang menuntut profesionalisme, tanggung jawab, dan kontribusi terbaik.

Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, termasuk ancaman konflik dan tekanan ekonomi, Haedar mengajak seluruh insan untuk tetap bersyukur. “Kita berbagi kemaslahatan bersama melalui Suara Muhammadiyah. Kebahagiaan tidak semata soal materi. Materi bukan satu-satunya sumber kebahagiaan,” ujarnya.

Menurutnya, manusia modern mulai mencari makna kebahagiaan yang tidak berbasis materi semata. Aktualisasi diri, kata Haedar, menjadi puncak tertinggi dari pencapaian manusia sekaligus sumber kebahagiaan yang hakiki.

Dalam acara bertajuk Pengajian dan Iftar Bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, Haedar juga menyampaikan pesan hangat menjelang Idulfitri. Ia mengucapkan selamat mudik kepada seluruh karyawan serta berharap kebersamaan dengan keluarga dapat menjadi energi baru.

“Mudah-mudahan saat kembali bekerja pada 26 Maret 2026, kita semua bisa lebih semangat,” katanya.

Menutup sambutannya di penghujung Ramadan 1447 H, Haedar menyampaikan permohonan maaf. “Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Pada hari Senin (27/01/2025), Lazismu Mantrijeron mengajak seluru....

Suara Muhammadiyah

28 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY melakukan silaturahmi ....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

SIAK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Lembaga Penelit....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pagelaran wayang k....

Suara Muhammadiyah

31 October 2025

Berita

CIREBON, Suara Muhammadiyah -  Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

24 November 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah