Haedar Nashir di Penutupan Pesmaba UMM: Jadilan Manusia Unggul yang memiliki Akhlak

Publish

12 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
648
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

MALANG, Suara Muhammadiyah - Indonesia boleh bangga dengan ribuan kampus dan jutaan mahasiswa baru setiap tahunnya. Namun, pertanyaan besarnya adalah, apakah semua itu otomatis melahirkan generasi berkarakter? Pertanyaan itulah yang seakan dijawab oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., saat penutupan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Acara yang dilaksanakan pada 12 September itu diikuti oleh ribuan mahasiswa baru Kampus Putih. 

“Bangsa ini tidak akan kuat hanya dengan infrastruktur atau teknologi canggih, tapi dengan akhlak manusianya. Ilmu tanpa iman akan melahirkan kesombongan, sementara iman dan akhlak menjadikan hidup bermakna. Sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa baru agar mengubah cara pandang tentang pendidikan tinggi. Menurutnya, kuliah di UMM adalah bagian dari mata rantai perjuangan Muhammadiyah yang diakui dunia, bukan sekadar pilihan pragmatis. 

“Jangan pernah merasa kuliah di tempat lain lebih tinggi. Kampus ini telah melahirkan tokoh-tokoh nasional yang diambil negara karena keilmuan dan integritasnya,” ujarnya.

Hal serupa juga ditegaskan Wakil Rektor II UMM, Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A. Ia menekankan bahwa tantangan mahasiswa kini tidak hanya datang dari ruang kuliah, tetapi juga dari derasnya arus digitalisasi dan pergaulan bebas. Menurutnya, banyak mahasiswa di Indonesia terjebak dalam gaya hidup konsumtif, rendahnya literasi, hingga sikap apatis terhadap masalah bangsa.

“Kalau Anda hanya sibuk pada kesenangan sesaat, Anda akan menjadi generasi yang hilang arah. Mahasiswa harus kritis, punya daya saing, tapi tetap berpijak pada nilai agama dan etika. Jangan biarkan lingkungan digital atau pergaulan salah arah merampas masa depan Anda,” ujarnya.

Suasana penutupan semakin hidup dengan kesan dari mahasiswa baru. Avdila Ayurahmadani, mahasiswa Ilmu Keperawatan asal Blitar, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama Pesmaba.
 
“Seru banget, karena Pesmaba UMM ini berbeda dari yang lain. UMM juga inovatif dalam mengemas acara, apalagi selalu menghadirkan bintang tamu spesial di akhir sehingga penutupan terasa lebih meriah. Harapannya, aku bisa survive di sini, punya teman yang mengerti, terus belajar mengembangkan soft skill maupun hard skill, dan betah di Malang tanpa homesick,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menegaskan pentingnya rasa bangga berkuliah di UMM. “Selamat datang di Kampus Putih. Jadilah generasi unggul yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjunjung nilai kemanusiaan dan keislaman. Kebanggaan itu akan menentukan cara Anda berprestasi,” ucapnya.

Dengan berakhirnya Closing Ceremony Pesmaba bertema ‘Generasi Penguat Ketahanan Pangan dan Energi Negeri’, ribuan mahasiswa baru UMM resmi memulai langkah akademiknya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Masjid Mujahidin Satu Maret Kwaron Ngestiharjo Kasihan Bantul mengadaka....

Suara Muhammadiyah

10 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pekan kedua Juli 2025, pengumuman pembukaan beasiswa kader Mu....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Bisnis Suara Muhammadiyah (SM) pada abad kedua ini terus menunju....

Suara Muhammadiyah

3 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan 1447 H, yang juga menyon....

Suara Muhammadiyah

15 March 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah tingkat wilayah, Majelis P....

Suara Muhammadiyah

22 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah