Hima Kampus Muhammadiyah Harus Mampu Melahirkan Program Inovatif

Suara Muhammadiyah

28 January 2026

612
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Redoyan Refli berharap kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himtekpa), termasuk himpunan lainnya, tidak hanya menjalankan roda organisasi. Namun, harus mampu melahirkan karya-karya inovatif yang memberikan kebermanfaatan nyata.

Harapan tersebut disampaikan Refli saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus Himtekpa Universitas Muhammadiyah Bandung yang digelar di lantai dua Gedung UM Bandung pada Selasa (20/01/2026). Dia hadir mewakili Ketua Program Studi Teknologi Pangan dalam agenda tersebut.

Refli mengaku melihat semangat dan antusiasme tinggi dari para pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, amanah kepengurusan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan ladang amal sekaligus ajang pembuktian kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Dia berharap para pengurus dapat mengemban tanggung jawab tersebut dengan sungguh-sungguh.

Refli menekankan pentingnya peran Himtekpa sebagai mitra strategis Program Studi Teknologi Pangan. Dia berharap organisasi mahasiswa tersebut mampu memberikan dampak positif bagi mahasiswa, fakultas, kampus, hingga masyarakat luas, salah satunya melalui penguatan forum-forum ilmiah dan kegiatan akademik.

Dia juga mendorong kepengurusan baru menyusun dan merealisasikan program kerja yang relevan dengan tantangan teknologi pangan masa kini. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan isu keamanan pangan dan inovasi produk, mahasiswa tidak cukup hanya unggul di ruang kelas, tetapi perlu aktif mengembangkan kreativitas melalui organisasi.

Refli menegaskan bahwa Himtekpa harus menjadi inkubator kreativitas yang mampu menghidupkan atmosfer akademik. Jajaran dosen, kata dia, siap berkolaborasi, membimbing, dan mendukung program kerja yang visioner dan berdampak nyata bagi pengembangan Program Studi Teknologi Pangan UM Bandung.

”Dunia kampus yang dinamis menuntut mahasiswa memiliki keseimbangan antara hardskill dan softskill. Jika kemampuan akademik dapat diperoleh melalui perkuliahan dan laboratorium, maka kepemimpinan, manajemen waktu, komunikasi, dan kerja tim justru terasah melalui aktivitas organisasi,” ujar Refli.

Pada akhir sambutannya, Refli berpesan agar keaktifan di himpunan tidak menghambat kewajiban akademik, melainkan menjadi pelengkap yang membuat proses studi lebih bermakna. Dia juga menegaskan bahwa ruang diskusi dengan dosen dan program studi selalu terbuka. Kepada pengurus lama ia menyampaikan apresiasi, sedangkan kepada pengurus baru dia mengucapkan selamat bekerja dan menantikan gebrakan nyata yang berintegritas, berkemajuan, dan berdampak.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SMK Muhammadiyah Lebaksiu Bersiap Jadi Sekolah Unggul TEGAL, Suara Muhammadiyah -  Majelis Dik....

Suara Muhammadiyah

17 January 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Telah tersebar di 12 kabupaten dan kota, Pimpinan Pusat Aisyiyah be....

Suara Muhammadiyah

9 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama Klin....

Suara Muhammadiyah

10 June 2026

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) JQH Al Bayan mengadakan kegiatan lomba ....

Suara Muhammadiyah

13 September 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Nur Rahmah, mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi ....

Suara Muhammadiyah

26 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah