Ikuti Masta, Mahasiswa Kristen Terkesan Kuliah di Kampus Muhammadiyah

Publish

21 August 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1387
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Kristen jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kezia Rahayu N menyampaikan kesan mengikuti Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2024 di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. 

Kezia mengungkapkan acaranya asik dan seru dan pelaksanaan Mastanya juga lancar. 

“Teman-teman juga seru, tidak ada yang membedakan. Malah ditawarin nyobain pakai hijab sama teman-teman sambil bercanda gitu,” ungkap Mahasiswa Ekonomi Pembangunan itu, Selasa (20/8).

Mahasiswa Ekonomi Pembangunan itu mengungkapkan alasan pemilihan program studi, karena sebelumnya Kezia sekolah di SMK dan mengambil jurusan Perkantoran dan yang paling dekat atau sejalur itu adalah  jurusan Ekonomi Pembangunan. 

“Selain itu, karena saya asli Colomadu, jadi dekat juga dengan kampus UMS. Saya juga suka karena fasilitasnya bagus jadi orangtua juga mendukung, yang penting tempatnya berkualitas,” tambahnya.

Kezia berharap nanti ketika kuliah bisa lancar dan bisa berguna setelah lulus dari UMS. 

Dalam kesempatan yang sama, Juliananta Putri Atmadja atau yang akrab disapa Lily juga sempat berdialog dengan Kezia.

Lily juga bercerita pengalamannya sebagai mahasiswa Kristen yang kuliah di UMS. Dia sendiri mengatakan kepada Kezia, bahwa dosen di UMS itu tidak membedakan, jadi aman dan nyaman kuliah di UMS.

“Kalau aku pribadi nyaman, di awal Masta juga dulu dibercandain pakai hijab. Terus selama kuliah dosen-dosen juga tidak membeda bedakan mahasiswanya gitu,” kata Lily menjawab pertanyaan Kezia.

Kepala Bagian Kaderisasi dan Dakwah Biro Kemahasiswaan UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., mengungkapkan bahwa UMS merupakan kampus yang inklusif.

“Ketika adik-adik mahasiswa baru melihat ada peserta Masta yang tidak pakai jilbab di antara kalian, ya tidak papa. Mereka mahasiswa non muslim yang memilih UMS menjadi kampus tempat menimba ilmu,” papar Mahasri Shobahiya di depan ribuan mahasiswa baru.

Menurutnya, perlu sama-sama menjaga dan mendukung perbedaan apapun yang ada di kampus UMS, baik dari perbedaan agama, suku, bangsa, maupun negara. (Fika/Humas)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Berkompetisi melalui seni, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Kudus ....

Suara Muhammadiyah

27 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Anggawira, Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan ....

Suara Muhammadiyah

23 September 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Program studi Hubungan Masyarakat Univeersitas Muhammadiyah Riau men....

Suara Muhammadiyah

30 October 2024

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Tim Ormawa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi Universitas....

Suara Muhammadiyah

27 August 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menggelar Pen....

Suara Muhammadiyah

28 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah