Infak Beras, Solusi Bagi yang Jarang Punya Uang Pecahan

Publish

7 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1024
Foto istimewa

Foto istimewa

PURBALINGGA, Suara Muhammadiyah - Pemanfaatan Musholla hanya semata-mata sebagai tempat melaksanakan shalat wajib yang lima waktu dianggap kurang relevan. Hal itu dipahami dan menjadi kesepakatan oleh sebagian besar takmir musholla At-Taqwa yang berada di Dusun Pengalusan, Mrebet, Purbalingga, Jawa Tengah yang terdiri dari anak-anak muda.

Terinspirasi dari berbagai takmir Masjid percontohan, serta didorong oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga melalui agenda Rakerda beberapa bulan yang lalu, maka takmir Musholla At-Taqwa lebih giat lagi memperkenalkan aneka program dan kegiatan di dalamnya. 

Dalam meningkatkan kepedulian sosial, Takmir masjid menginisiasi program infak beras dengan menyediakan toples besar di belakang shaff jamaah putri.

Selama ini, infak yang dilakukan baru berupa uang yang dibawa oleh sebagian jamaah yang datang untuk mendirikan shalat. Padahal, tidak semua jamaah memiliki pecahan rupiah, namun di antara mereka ada yang memiliki kelebihan beras di rumahnya.

Atas dasar itu, Infak Beras mulai dibuat untuk memberikan suasana serta semangat baru mengenai hakikat infak yang sesungguhnya, yakni tidak sekadar uang. Infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang untuk kemaslahatan umum, hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Bab I Pasal 1. 

Dengan demikian, keberadaan beras sebagai salah satu bahan makanan pokok masyarakat menjadi sesuatu yang penting untuk dikelola. Takmir masjid mengajak jamaah untuk mengidentifikasi warga yang memerlukan persediaan beras, dan memotivasi jamaah lainnya yang berkecukupan kesediaan berasnya di rumah untuk disisihkan.

Mendukung hal tersebut, LazisMu Universitas Ahmad Dahlan turut mendukung dengan memberikan bantuan beras sebanyak 60 kg. 

Herli Utomo, Panitia pelaksana sekaligus Bendahara Takmir dan Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pengalusan menuturkan bahwa pentasyarufan infak beras tersebut akan dilakukan bersamaan dengan agenda Ngarit Mawon, Kamis (9/10) mendatang.

"Insyaallah pentasyarufan perolehan infak beras yang perdana ini akan dilaksanakan melalui bazar sembako murah pada saat Ngarit Mawon," terang Herli.(DF/nurvi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — MTs Muhammadiyah Kasihan terus menunjukkan komitmennya dalam meni....

Suara Muhammadiyah

11 April 2026

Berita

 Guru Adalah Kunci: Peran PTMA Menyongsong Bahasa Inggris Wajib di SD  Oleh: Sucipto, M.P....

Suara Muhammadiyah

21 October 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar acara Soft Launching ....

Suara Muhammadiyah

1 November 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Tahun baru bukan sesuatu yang spesial. Demikian tegas Amirsyah T....

Suara Muhammadiyah

2 January 2026

Berita

KL, Suara Muhammadiyah - Mudir pesantren KAUMAN Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana dianugerah....

Suara Muhammadiyah

21 September 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah