Inovasi Manfaatkan Air Wudhu Jadi Sistem Akuaponik Karya Dosen Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

7 April 2026

501
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus berkomitmen membina kemandirian pangan lokal melalui aksi nyata. Pada Minggu (5/4), tim pengabdian masyarakat UMY berkolaborasi dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar seminar edukasi di Masjid Al Ittihad, Sleman.

Selain seminar, tim juga menyerahkan bantuan unit akuaponik kepada warga setempat. Program ini mengusung tajuk "Model Inovasi Hijau Budikdamber" yang diketuai oleh Ir. Lestari Rahayu, M.P., dosen Fakultas Pertanian UMY.

Fokus utama program ini adalah mengubah limbah air wudhu menjadi sumber daya produktif. 

"Secara rata-rata, setiap jamaah menghasilkan 10-15 liter air wudhu per hari. Melalui sistem sirkulasi akuaponik, limbah cair tersebut kini bermanfaat sebagai nutrisi bagi tanaman dan media budidaya ikan," jelas Lestari saat dihubungi pada Selasa (7/4).

Kegiatan ini menyasar marbot masjid, remaja masjid, serta warga Padukuhan Karangwuni dan Kocoran Baru. Dalam pelaksanaannya, tim menghadirkan Muhammad Farhan, S.P., pemilik Karya Farm sekaligus alumni Agribisnis UMY. Ia membagikan teknik praktis budidaya ikan dan sayuran di lahan yang sempit. 

Menariknya, acara ini juga dihadiri oleh Bagas Adhiputro selaku perwakilan General Affair dari Warung Spesial Sambal (SS). Kehadiran pihak industri ini membuka ruang diskusi strategis mengenai efisiensi bahan pangan.

Bagas mengungkapkan bahwa Warung SS sangat tertarik dengan sistem ini untuk mendukung program "Kebun Produktif". Meskipun sebelumnya sempat menghadapi kendala teknis pada budidaya ikan, mereka tetap optimis.

“Saat ini Warung SS memiliki program kebun produktif. Meskipun budidaya ikan sempat gagal panen, pemilik menyarankan kami tetap fokus pada budidaya tanaman terlebih dahulu,” jelas Bagas.

Sebagai bentuk komitmen, tim dosen UMY membagikan kit akuaponik secara simbolis kepada takmir Masjid Al Ittihad dan perwakilan Warung SS. Bantuan ini bertujuan agar sistem sirkulasi air wudhu dapat segera beroperasi secara maksimal.

Selain itu, tim pengabdian memberikan kesempatan bagi peserta seminar untuk mengembangkan sistem ini di rumah masing-masing. Warga yang berminat dapat mengajukan permintaan kit akuaponik kepada tim pengabdi. Langkah ini memastikan bahwa inovasi teknologi hijau ini dapat merambah hingga ke unit rumah tangga warga. (BPZ)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Dr. Aslam Nur, MA resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

30 January 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali dipercaya sebagai....

Suara Muhammadiyah

1 October 2024

Berita

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Upaya mewujudkan pusat pendidikan anak usia dini yang unggul ....

Suara Muhammadiyah

17 June 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (Uhamka) menyelenggarakan Sil....

Suara Muhammadiyah

2 April 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung se....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah